International
American Football Rilis “No Feeling” Jelang Album ‘(LP4)’
Band emo asal Amerika Serikat, American Football, kembali merilis materi terbaru mereka lewat single “No Feeling”, yang merupakan hasil kolaborasi dengan Brendan Yates dari Turnstile. Lagu ini menjadi bagian dari album keempat mereka, ‘(LP4)‘, yang dijadwalkan rilis pada 1 Mei melalui Polyvinyl Record Co. Album tersebut juga menjadi rilisan penuh pertama mereka dalam kurun tujuh tahun terakhir.
Sebelumnya, pada Februari lalu, American Football telah memperkenalkan single utama “Bad Moons” yang berdurasi delapan menit. Kini, “No Feeling” hadir sebagai gambaran lain dari arah musikal yang mereka kembangkan dalam album terbaru. Lagu ini disusun dari lapisan synth yang terasa melayang, permainan gitar yang melodis, serta vokal yang berkembang perlahan menuju bagian chorus yang ringan namun tetap menyimpan emosi.
Dalam lagu ini, vokalis Mike Kinsella berduet dengan Brendan Yates, menciptakan harmoni yang menjadi salah satu kekuatan utama komposisi. Keduanya saling mengisi, membangun atmosfer yang terasa luas dan intim. Lirik pada bagian chorus mengarah pada tema kehampaan dan refleksi, menggambarkan kondisi tanpa rasa, tanpa beban, dan tanpa arah yang pasti.

Kinsella mengungkapkan bahwa awalnya keterlibatan Yates tidak dirancang sebagai kolaborasi utama. “Brendan datang ke studio untuk ikut mengisi bagian vokal koor yang saya tulis untuk chorus ‘No Feeling’. Awalnya saya membayangkan bagian itu diisi banyak suara, semacam detail kecil yang mungkin hanya disadari penggemar,” ujarnya.
Tapi rencana tersebut berubah saat Yates mencoba harmoni lain. “Setelah kami merekam bagian awal, dia meminta mencoba harmoni yang lebih tinggi. Begitu dia mulai bernyanyi, semua langsung saling melihat, kami sadar itu suara yang sangat khas. Sejak saat itu, bagian tersebut terasa sepenuhnya miliknya,” lanjut Kinsella.
Selain lagu, “No Feeling” juga dirilis bersama video musik yang menghadirkan pendekatan visual yang cukup imajinatif. Disutradarai oleh Cady Buche dan Travis Barron, video tersebut menampilkan makhluk-makhluk menyerupai hantu yang berada di dalam kapal karam di dasar laut. Dalam visual tersebut, mereka digambarkan masih menjalani “kehidupan” mereka, hingga kehadiran kapal selam mengancam keberadaan mereka.
“Kami selalu ingin video musik bisa menyampaikan apa yang kami rasakan saat mendengar lagunya,” ujar Buche dan Barron. Mereka menjelaskan bahwa “No Feeling” mengingatkan pada tempat-tempat misterius seperti luar angkasa atau dasar laut: indah sekaligus memberi rasa tidak nyaman. Dari sana, muncul ide tentang kapal tenggelam sebagai ruang hidup alternatif bagi para “penghuni” yang kemudian berada dalam situasi genting.
Sejak merilis ‘(LP3)’ pada 2019, American Football juga sempat merilis single “Rare Symmetry” pada 2021, serta edisi ulang album debut mereka yang kini telah berusia 25 tahun. Rilisan tersebut melibatkan sejumlah musisi seperti Ethel Cain dan Blondshell dalam proyek reinterpretasi.
Dalam wawancara sebelumnya, Kinsella mengaku tidak pernah membayangkan musik mereka bisa memiliki dampak luas hingga lintas generasi dan negara. “Saya tidak bisa menjelaskannya. Dulu saya hanya menulis dari hal-hal yang sangat personal, dunia yang sangat kecil. Tapi ternyata orang-orang di tempat dan waktu yang berbeda masih bisa merasakan hal yang sama,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan band tersebut tidak pernah terasa sebagai sesuatu yang direncanakan. “Banyak teman saya dulu punya band yang menurut saya lebih keren. Jadi kalau sekarang musik kami masih didengar, rasanya seperti keberuntungan,” ujarnya.
Untuk mendukung perilisan ‘(LP4)’, American Football juga dijadwalkan kembali menjalani tur pada 2026. Rangkaian tur akan dimulai di Amerika Serikat pada Mei, sebelum berlanjut ke Inggris dan Eropa pada musim panas mendatang, membawa materi baru mereka ke panggung yang lebih luas.

