New Tracks
HE3X Menyapa Dengan “Where Do We Go?”, Sebuah Perjalanan Sunyi Mencari Arah Pulang
Setelah merilis maxi-single “Waktunya” pada Juni 2024, grup musik dari Tangerang Selatan, HE3X, kini kembali dengan karya baru berjudul “Where Do We Go?”. Single ini diluncurkan dalam format video musik pada Kamis, 16 Oktober 2025, melalui kanal YouTube resmi mereka. Kali ini HE3X menampilkan sisi yang lebih tenang dan reflektif dibandingkan dengan rilisan sebelumnya.
HE3X terdiri dari Alexandra (vokal, synthesizer), Harrya Rivani (gitar, vokal), Aryandra Kareem (gitar), Fathara Rizqi (bass), dan Bimo Hadi (drum). Kelimanya dikenal lewat eksplorasi musik indie-rock, power pop, dan alternative yang diselimuti semangat eksperimental. Namun “Where Do We Go?” menunjukkan warna baru : lebih lembut, melankolis, dan penuh perenungan.
Lagu ini berangkat dari satu pertanyaan universal yang sering muncul di masa-masa krisis pribadi: ke mana langkah kita selanjutnya?.
HE3X menangkap momen ketika arah hidup terasa kabur, dan segala hal tampak menggantung di udara. Melalui aransemen electronik dan pop alternatif yang hangat, mereka mencoba merangkum perasaan ragu dan pencarian makna menjadi satu narasi musik yang jujur dan mudah dipahami.
Alexandra, penulis lirik lagu ini, menjelaskan bahwa “Where Do We Go?” adalah cerminan dari pengalaman nyata yang mereka hadapi. “Setiap dari kami memiliki versi sendiri tentang pertanyaan itu. Lagu ini terasa sangat personal karena berasal dari hal-hal yang kami alami sehari-hari,” katanya.
Proses kreatifnya berlangsung panjang, dipenuhi diskusi, dan beberapa kali mengalami revisi lirik selama rekaman. Mereka juga bereksperimen dengan suara untuk menemukan keseimbangan antara atmosfer elektronik dan nuansa manusiawi yang ingin mereka pertahankan.
Secara musikal, “Where Do We Go?” terdengar seperti seseorang yang berkendara sendirian di tengah malam: tenang, introspektif, dan penuh renungan. Ada kesederhanaan yang menyentuh di balik lapisan synth dan gitar lembut yang mengalun, seolah menyuarakan kegelisahan tanpa perlu banyak kata. Lagu ini bukan tentang jawaban, melainkan tentang keberanian untuk bertanya.
Dari sisi visual, HE3X menyajikan video musik dengan konsep one-take-shot dan slow motion, yang menggambarkan perjalanan batin yang tenang namun penuh makna. Proses pengambilan gambar dilakukan secara mandiri oleh anggota band dengan bantuan Agustinus sebagai videografer dan editor.
Hasilnya, visual yang dihasilkan terasa alami dan tulus, tanpa kemewahan produksi, tetapi justru kuat karena kesederhanaannya. “Kami ingin menangkap momen hening, saat seseorang merenung dan menyadari bahwa keheningan juga merupakan bagian dari perjalanan,” ungkap Alexandra.
Sebagai pelengkap, HE3X juga menyiapkan rilisan ganda. Selain “Where Do We Go?”, mereka akan merilis side-B berjudul “You” di berbagai platform digital. Lagu ini diharapkan menjadi kelanjutan dari narasi yang telah dibangun di “Where Do We Go?”, melanjutkan dialog musikal tentang hubungan manusia dengan diri sendiri dan dengan waktu.
“Where Do We Go?” akan tersedia di seluruh layanan streaming mulai Jumat, 31 Oktober 2025. Rilisan ini menegaskan bahwa HE3X bukan hanya band yang piawai bermain dengan warna pop dan elektronik, tapi juga kumpulan musisi yang berani membuka sisi rapuh mereka kepada pendengar.
Dengan “Where Do We Go?”, mereka seolah mengingatkan kita bahwa terkadang perjalanan yang paling jujur dimulai saat kita berani bertanya ke mana sebenarnya kita ingin pergi.


