Upcoming Event
LJF Live At Earhouse – Menyusuri Sentimentalitas Masa Lalu
LJF, grup pop asal Indonesia yang lekat dengan karakter musik 80-an, tengah bersiap menghadirkan nostalgia langsung dari atas panggung Earhouse, Pamulang, pada 6 November 2025 pukul 19.30 WIB.
Mereka akan menghadirkan sebuah pengalaman yang tak hanya mengandalkan dentingan musik dan vokal harmonis, tapi juga nuansa visual yang menggugah ingatan akan masa ketika kaset masih menjadi primadona dan groove menjadi motor utama sebuah pertunjukan.
Dari koreografi yang terarah, pilihan busana dengan palet klasik, hingga gimmick panggung yang menyenangkan, LJF ingin membuat penonton merasa seperti kembali ke era ketika melodi pop dan rock menjadi teman harian.
Band ini terbentuk pada 14 Agustus 2017. Personelnya terdiri dari Meilita Kasiman pada vokal utama, Yoshua Perwirana yang mengisi vokal sekaligus gitar, Restha Wirananda di vokal dan kibor, Paulus Priyadi sebagai basis, serta Nikolas Praditya di drum.
Meski mengusung musik retroriented, mereka tidak terjebak hanya pada imitasi. LJF terinspirasi oleh nama-nama besar seperti Chicago, TOTO, Phil Collins, dan Michael Jackson, namun mereka tetap membuat identitas sendiri melalui lirik bahasa Indonesia yang menyentuh tema universal: cinta, dinamika hubungan, hingga perjalanan hidup yang sering terasa menggelinding tanpa jeda.
Dalam setiap rilis dan panggungnya, LJF mencoba memadukan kekuatan nostalgia dengan perasaan kontemporer. Musik mereka mengundang pendengar untuk ikut bergoyang ringan, namun tetap menghadirkan ruang untuk merenung.
Karakter suara yang hidup dari kibor dan brass section sintetis berpadu dengan harmoni vokal yang rapi, mempertegas bahwa LJF sangat serius dalam menggarap estetika yang mereka pilih. Semua elemen ini mengarah pada tujuan sederhana: mengingatkan betapa menyenangkannya musik pop ketika groove dan emosi berjalan seimbang.
Penampilan mereka di Earhouse dipahami sebagai kesempatan bagi LJF untuk semakin dekat dengan para pendengar yang mengikuti perjalanan mereka sejak langkah awal, sekaligus mengajak penikmat musik baru untuk menjelajahi kembali kehangatan suara era 80-an.
Untuk siapa pun yang ingin merasakan energi panggung yang penuh warna, malam 6 November nanti bisa menjadi momen yang sulit dilewatkan. LJF ingin memastikan bahwa nostalgia bukan sekadar kenangan, tapi juga sesuatu yang masih bisa dinikmati hari ini, bersama komunitas yang tumbuh dan hidup di sekitarnya.

