Musisi Eksperimental Noise Dari 14 Negara Kembali Bisingkan Kota Jogja

0
17
Jogja Noise Bombing Festival

Pada era yang sering disebut post modern ini, pertunjukan musik hadir dalam berbagai bentuk yang beragam. Salah satunya adalah pertunjukan musik yang fenomenal dari komunitas Jogja Noise Bombing (JNB). JNB adalah sebuah kolektif yang fokus untuk membuat bebunyian dan mengolah kebisingan menjadi sebuah bentuk karya estetis. Bunyi-bunyian dan kebisingan yang diperoleh dari lingkungan sekitar dan juga suara dari alat-alat elektronik sengaja dimanipulasi untuk menghasilkan musik ber-genre Noise.

Pict By Dea Karina

Sekumpulan orang-orang yang kini tergabung dalam komunitas Jogja Noise Bombing, mengawali aktivitas mereka dengan aksi ilegal Noise Bombing hingga kemudian mendapatkan kesempatan untuk membuat acara khusus bagi musik yang mereka mainkan yaitu musik Noise. Melalui komunitas Jogja Noise Bombing, noise yang semula dikenal sebagai sesuatu yang bising dan mengganggu pendengaran, kini diolah menjadi sebuah musik dan menjadi sebuah fenomena musik yang mampu mengundang perhatian masyarakat di dalam maupun di luar kota Yogjakarta lewat aksi-aksinya.

Mereka menawarkan suatu kultur alternatif baru bagi mereka yang merindukan pergerakan-pergerakan musik bawah tanah. Melalui permainan musik yang dipelajari secara otodidak, improvisasi bebas tanpa batas beserta pemahaman teknis dari masing-masing alat dan sumber bunyinya menjadi acuan utama dalam membuat karya noise mereka.

Jogja Noise Bombing Festival

Jogja Noise Bombing Festival merupakan sebuah pertunjukan noise/eksperimental yang digagas oleh Jogja Noise Bombing yang ditujukan untuk merayakan dan mengenalkan kepada publik yang lebih luas tentang noise, distorsi, tools, performance dan eksistensi noise maker di Yogyakarta. Jogja Jogja Noise Bombing Festival adalah kegiatan yang melibatkan para pelaku, pemerhati, dan penikmat kebisingan di Yogyakarta. Acara ini merupakan agenda tahunan dari Jogja Noise Bombing sejak 2013 lalu.

Di tahun 2019 ini para penampil yang akan ikut berpartisipasi berasal dari 14 negara antara lain berasal dari Serbia, Jepang, USA, Kanada, Malaysia, Singapura, Perancis, Korea Selatan, Italia, Spanyol, Brazil, Jerman, Siberia serta dari Indonesia (Samarinda, Malang, Solo, Surabaya, Denpasar, Jakarta dan tentunya Yogyakarta).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here