International

A Place To Bury Strangers Rilis Kompilasi Arsip Langka “Rare and Deadly”

Profile photo ofArduino

Diterbitkan

pada

A Place To Bury Strangers

A Place To Bury Strangers mengumumkan perilisan kompilasi materi langka bertajuk ‘Rare and Deadly’, sebuah arsip yang merangkum rekaman yang belum pernah dirilis dari rentang waktu satu dekade terakhir.

Album ini dijadwalkan hadir pada 3 April melalui Dedstrange, dan menggali materi yang diambil langsung dari arsip pribadi sang pendiri band, Oliver Ackermann. Hasilnya terasa seperti catatan tersembunyi yang membuka sisi lain perjalanan grup tersebut antara 2015 hingga 2025.

Pengumuman ini juga disertai dengan peluncuran single utama berjudul “Everyone’s The Same”, sebuah lagu yang menggabungkan melodi lembut dengan dinding distorsi yang menjadi ciri khas mereka. Lagu ini menangkap kontras yang telah menjadi identitas A Place To Bury Strangers: keindahan yang berdampingan dengan kebisingan yang ekstrem.

Ackermann menggambarkan inspirasi di balik lagu tersebut sebagai pengalaman yang surealis, seperti mimpi tentang ketenangan yang tiba-tiba terganggu oleh senyum yang menakutkan. Bagi dia, momen itu terasa seperti pertemuan antara sisi indah dan sisi gelap yang hadir bersamaan, menciptakan gambaran tentang realitas yang tidak sepenuhnya nyaman.

A Place To Bury Strangers Band

Konsep perilisan ‘Rare and Deadly’ juga hadir dengan pendekatan yang tidak biasa. Setiap format fisik dan digital membawa daftar lagu yang berbeda. Versi piringan hitam, CD, kaset, dan rilis digital masing-masing memuat potongan materi yang unik, sehingga tidak ada satu format pun yang menyajikan album secara utuh.

Pendengar didorong untuk menjelajahi berbagai versi agar bisa merasakan keseluruhan spektrum arsip tersebut. Strategi ini menciptakan pengalaman mendengarkan yang terpecah, sekaligus mencerminkan karakter rekaman yang ada di dalamnya.

Materi yang terkumpul dalam album ini berasal dari eksperimen yang selama bertahun-tahun tersimpan di balik layar. Rekaman pita yang pecah, pedal efek yang bermasalah, hingga percobaan musik yang sempat ditinggalkan kini dirangkai ulang sebagai bagian dari narasi besar band.

Ackermann menyebutnya sebagai “kesalahan yang indah”, momen-momen spontan yang tertangkap sebelum sempat dipoles menjadi karya yang rapi. Justru di situlah daya tarik ‘Rare and Deadly’ berada: pada ketidaksempurnaan yang apa adanya.

Melalui kompilasi ini, A Place To Bury Strangers membuka arsip kreatif mereka kepada publik, memperlihatkan proses panjang yang jarang terdengar di balik rilisan resmi. ‘Rare and Deadly’ tidak hanya berfungsi sebagai kumpulan lagu yang hilang, tetapi juga sebagai potret perjalanan artistik sebuah band yang terus bereksperimen dengan batas kebisingan dan emosi.

Album ini diharapkan memberi gambaran yang lebih utuh tentang evolusi suara mereka selama satu dekade terakhir, sekaligus memberikan pengalaman mendengarkan yang berbeda dari format album konvensional.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *