International

Album Baru Agriculture Gali Spiritualitas Dan Penderitaan Manusia Modern

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

Agriculture
black metal ( press)

Unit black metal eksperimental asal Los Angeles, Agriculture, mengumumkan perilisan album terbarunya yang bertajuk ‘The Spiritual Sound’, yang dijadwalkan meluncur pada 3 Oktober 2025 melalui label The Flenser. Album ini sudah bisa dipesan dengan sistem pre-order dan diluncurkan bersamaan dengan single pertama berjudul “Bodhidharma”, sebuah lagu yang mengeksplorasi semangat Zen dan refleksi spiritual dalam kemasan musik ekstrem.

Dalam pernyataan resmi, Agriculture menyebut bahwa ‘The Spiritual Sound’ adalah karya yang lahir dari pengalaman manusia paling mendasar: penderitaan, kegembiraan, dan cinta. Mereka percaya bahwa dalam pengalaman-pengalaman itulah tersimpan sesuatu yang spiritual, sesuatu yang layak untuk dinyanyikan atau diteriakkan.

Kami ingin menciptakan musik yang menyambungkan intensitas kehidupan sehari-hari dengan kedalaman pengalaman spiritual,” tulis mereka.

Judul lagu pertama merujuk pada Bodhidharma, seorang biksu dari India yang dikenal sebagai pendiri tradisi Zen di Tiongkok. Diceritakan, Bodhidharma menghabiskan sembilan tahun menatap dinding gua dalam kontemplasi, bahkan memotong kelopak matanya agar tidak tertidur.

Dalam kisah lain yang diangkat oleh Dan Meyer, salah satu anggota Agriculture, seorang murid bernama Huike berdiri di tengah salju semalaman memohon bimbingan spiritual, hingga akhirnya memotong lengannya sebagai tanda kesungguhan. Cerita ini menjadi kerangka filosofis dari single dan narasi album.

Agriculture Band

Agriculture (credit: The Flenser)

Album ‘The Spiritual Sound’ dibagi menjadi dua sisi: sisi A menampilkan letupan katarsis yang membakar dan mendobrak, sementara sisi B bergerak lebih perlahan, lebih kontemplatif, dengan nuansa spiritual yang dalam.

Proses penciptaannya mempertemukan dua karakter penulis lagu utama: Dan Meyer yang menulis dengan energi mendekati kekacauan spiritual dan keresahan sejarah, serta Leah Levinson yang menulis dari perspektif sejarah queer dan literatur era AIDS, membawa nada perjuangan dan perawatan diri yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Agriculture terbentuk dari pertemuan tak terduga antara Dan Meyer dan Kern Haug di skena noise Los Angeles. Kini, formasi ini diperkuat oleh Richard Chowenhill dan Leah Levinson. Sejak merilis mini album ‘The Circle Chant’ (2022), diikuti album penuh ‘Agriculture’ (2023), dan ‘Living Is Easy’ (2024), kelompok ini terus memperluas batasan sonik mereka.

Dalam proses pembuatan album, pendekatan kreatif mereka lebih mirip dengan dekonstruksi ego. Lagu-lagu dibawa ke ruang latihan untuk dibongkar, ditantang, dan dirakit kembali bersama. Richard mengisi lapisan melodi dan solo gitar, Kern membangun ritme yang kadang tidak konvensional, dan produksi akhir ditangani Richard secara kolaboratif di studio.

Meskipun proses ini memakan waktu dan menguji kesabaran, mereka percaya ini adalah cara terbaik untuk menemukan jiwa sejati dari lagu, bukan hanya melalui inspirasi sesaat, tetapi melalui ketekunan.

Agriculture Black Metal

Walaupun penuh ambisi, album ini tetap terhubung dengan kehidupan sehari-hari. Dari camilan di pom bensin, bercanda di jalan, tidur di lantai, hingga bermain di ruangan yang lembap, ‘The Spiritual Sound’ lahir dari ikatan nyata antar anggota band. Spiritualitas di sini bukanlah hal mistis yang jauh, melainkan muncul dari hubungan antar manusia.

Agriculture tak menghadirkan jalan keluar dari kekacauan dunia. Album ini bukan solusi atau petunjuk arah. Yang mereka ajukan adalah kehadiran utuh di tengah kebisingan dan ketidakpastian.

Di saat industri musik semakin menjadikan suara sebagai latar belakang, terkurung dalam algoritma dan diubah menjadi gaya hidup, ‘The Spiritual Sound’ berdiri sebagai penolakan terhadap kondisi tersebut. Ini bukan musik untuk “vibe”. Ini bukan sekadar daftar putar.

Seperti kutipan Zen yang mereka usung: “Satu-satunya jalan keluar adalah masuk ke dalam”.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *