International

Angel T33th Menyatukan Masa Lalu Dan Masa Depan Lewat Album ‘A Message to Myself’

Profile photo ofArduino

Diterbitkan

pada

Angel T33th

Angel T33th, seorang musisi, skateboarder, dan kreator dari Los Angeles, baru saja merilis album debutnya yang berjudul ‘A Message to Myself‘ pada 1 Agustus 2025. Album ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan kariernya, menyajikan karya yang kaya warna dengan perpaduan pop dan indie pop, serta sentuhan elektronik, rock, dan soul, memberikan pengalaman mendengarkan yang personal dan luas secara sonik.

Album ini memuat sembilan lagu, termasuk beberapa single yang sebelumnya telah menyita perhatian seperti “DAMNU”, “Mika2000”, dan lagu utama “Message to Myself” yang memuat intensitas emosional paling dalam. Seluruh album terasa seperti catatan harian yang diputar menjadi musik, menggambarkan perjalanan batin Angel T33th yang kompleks, namun disampaikan dengan bahasa musik yang terbuka dan ekspresif.

Gaya musik Angel T33th mungkin akan mengingatkan pada Tame Impala, Cut Copy, Beach House, hingga TV Girl, tapi yang ia hadirkan tetap terasa unik dan personal. Ia menciptakan ruang yang familiar namun punya sudut pandang baru: kaya nuansa, tapi tetap jujur.

Angel T33th (Photo by Ryan Allan)

Angel T33th (Photo by Ryan Allan)

Dalam proses kreatifnya, Angel T33th menjelaskan bahwa album ini merupakan semacam kolaborasi lintas waktu dengan dirinya sendiri.

Rasanya seperti bekerja sama dengan versi-versi lama dari diri saya,” katanya. “Album ini awalnya hanya terdiri dari potongan-potongan: memo suara dan lagu setengah jadi yang saya buat saat masih remaja. Semuanya baru menyatu ketika saya mulai sembuh, saat saya berani membuka kembali memori itu dengan cara pandang yang lebih utuh.”

‘A Message to Myself’ lahir dari periode hidup yang penuh pergolakan: kesedihan, perubahan besar, dan proses pendewasaan yang intens. Seluruh materi ditulis secara otodidak, dibentuk lewat insting dan keberanian untuk melihat luka sebagai bahan baku kreativitas.

Album ini juga menampilkan kontribusi dari sahabat dan kolaborator lama Angel, Austyn Gillette, yang turut membantu menciptakan kerangka musik yang mendalam dan menyentuh.

Angel T33th Solois

Secara musikal, album ini menekankan ritme yang dalam dan tekstur suara yang emosional. Setiap lagu seolah mengajak pendengar untuk menyelami lebih dalam, tidak hanya ke dunia Angel, tetapi juga ke dalam refleksi pribadi mereka sendiri.

Ada kehangatan dan kejujuran yang terpancar dari produksi yang padat namun tidak berlebihan. Album ini bukan hanya tentang suara, tapi tentang penyembuhan, kehilangan, dan upaya berdamai dengan berbagai versi diri yang sempat terabaikan.

Di album ‘A Message to Myself’, Angel T33th menunjukkan bahwa musik dapat menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan, antara luka dan harapan. Ini adalah pengantar yang kuat menuju masa depan artistik yang lebih luas, penuh warna, penuh perasaan, dan sangat manusiawi.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *