International
August Burns Red Tunjukkan Konsistensi Dan Intensitas Di “Behemoth”
Unit metalcore asal Lancaster, August Burns Red, kembali mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu nama paling berpengaruh di ranahnya lewat perilisan single terbaru bertajuk “Behemoth”. Lagu ini juga sekaligus merayakan kembalinya mereka ke label Fearless Records.
Formasi yang digawangi Jake Luhrs pada vokal, JB Brubaker dan Brent Rambler pada gitar, Dustin Davidson di bass, serta Matt Grenier di drum ini telah melampaui dua dekade perjalanan karier dengan reputasi yang sulit ditandingi.
Sejak awal kemunculannya, August Burns Red dikenal dengan identitas metalcore yang unik. Mereka telah mencapai berbagai pencapaian penting, termasuk beberapa kali masuk dalam 10 besar Billboard Top 200, tur bersama band-band besar seperti Bullet For My Valentine dan A Day To Remember, serta mengumpulkan lebih dari 600 juta streaming di seluruh dunia.
Band ini juga dua kali dinominasikan untuk Grammy dalam kategori Best Metal Performance, masing-masing untuk lagu “Identity” pada 2016 dan “Invisible Enemy” pada 2018. Meskipun telah meraih banyak prestasi, mereka terus mencari kemungkinan baru dalam musik mereka.

“Behemoth” hadir sesuai dengan judulnya. Lagu ini terdengar masif, baik dari segi komposisi maupun energi. Breakdown yang terasa berat, permainan drum yang menghantam tanpa kompromi, serta bagian chorus yang mengundang untuk diteriakkan bersama, memperlihatkan sisi agresif khas August Burns Red.
Tapi kekuatan mereka tidak hanya terletak pada kecepatan dan volume. Di tengah intensitas yang nyaris tanpa jeda, band ini menyisipkan momen tenang yang memberi ruang napas sebelum kembali menghantam hingga akhir lagu. Kontras inilah yang justru mempertegas daya ledak mereka.
JB Brubaker mengakui bahwa proses kreatif untuk “Behemoth” tidaklah mudah. Lagu ini mengalami lebih banyak revisi dibandingkan karya-karya mereka sebelumnya. Diskusi panjang dan penulisan ulang sempat menimbulkan frustrasi, tetapi pada akhirnya menghasilkan sesuatu yang memuaskan. Ia menyebut “Behemoth” sebagai salah satu materi paling berat dan paling mentah yang pernah mereka buat.
Dari sisi lirik, Jake Luhrs menjelaskan bahwa “Behemoth” mengangkat tema tentang kesadaran akan luka masa lalu yang masih memengaruhi tindakan di masa kini. Lagu ini mencerminkan tekad untuk menghadapi kenyataan tersebut, memulai proses penyembuhan, dan memutus pola lama yang tidak sehat.
Intinya adalah keberanian untuk melepaskan ikatan dengan masa lalu agar tidak lagi membayangi langkah hari ini, sekaligus membuka kemungkinan arah hidup yang baru.
Musim semi ini, August Burns Red dijadwalkan menjalani tur co-headline bersama The Amity Affliction dalam rangkaian Spring Horizons tour. Dengan materi baru yang solid dan reputasi panggung yang sudah teruji, mereka kembali menunjukkan alasan mengapa namanya tetap bertahan dan dicintai di kancah metalcore internasional.
