New Albums

Awas! Sukses Lancar Rejeki Luncurkan Album Perdana ‘Bisa Meledak’

Profile photo ofArduino

Diterbitkan

pada

Sukses Lancar Rejeki

Album debut selalu punya cerita, dan bagi trio asal Bekasi bernama Sukses Lancar Rejeki, cerita itu lahir dari ruang kelas, halaman sekolah, hingga meja makan keluarga. ‘Bisa Meledak’, judul yang mereka pilih, bukan hanya metafora tentang energi muda yang meluap, tapi juga potret keseharian tiga remaja yang sedang belajar mengenali dunia sekaligus dirinya sendiri.

Album ini lahir dari tumpukan suka duka yang melekat dalam rutinitas sekolah, bercampur dengan gairah punk yang mereka serap dari lingkungan terdekat. Dirilis pada 29 Agustus 2025 lewat Kobra Musik dan demajors, karya perdana ini menjadi tonggak perkenalan mereka di kancah musik Indonesia.

Sukses Lancar Rejeki terbentuk pada 1 Mei 2024, terdiri dari Mahes (vokal, gitar) yang duduk di bangku kelas 10, Jalil (bass, vokal) kelas 12, dan Bumbum (drum, vokal) kelas 11. Hubungan mereka bukan semata teman sekolah atau rekan satu band.

Pertemuan ketiganya sudah dimulai sejak orang tua mereka bersahabat puluhan tahun lalu, lewat satu kelompok pengajian yang menumbuhkan ikatan kekeluargaan. Ikatan itu bahkan diteruskan dengan tradisi sunatan bersama, sebuah simbol kedekatan yang akhirnya melahirkan generasi baru yang kini berdiri di panggung musik.

Band Sukses Lancar Rejeki

Album ‘Bisa Meledak’ berisi 13 lagu yang menyalurkan energi punk dengan cara yang lugas dan penuh semangat. Ritme cepat, lirik yang nakal tapi reflektif, serta cara mereka menyajikan musik tanpa banyak basa-basi membuat album ini terasa seperti catatan harian remaja yang berteriak lewat instrumen.

Aransemen dan rekaman dilakukan secara mandiri di Studimo, dibantu oleh orang tua dan seorang paman yang memberi arahan teknis. Prosesnya sederhana, tapi justru dari kesederhanaan itu lahirlah kejujuran yang menjadi jiwa album ini.

Salah satu nomor yang menonjol adalah “Maling”, lagu yang tidak berbicara tentang tuduhan kepada orang lain, melainkan kesadaran diri. Lewat liriknya, band ini menantang pendengar untuk bercermin: jangan-jangan tanpa sadar kita sendiri yang merampas hak orang lain. Di titik ini, punk bukan hanya soal kebisingan, tapi juga ajakan untuk mawas diri.

Ada juga “Ke Pasar Bareng Emak”, sebuah lagu yang terdengar ringan tapi menyimpan kritik sosial terselubung. Dengan latar suasana pasar tradisional, lirik sederhana seperti “Mak, mau beli ini – GAK BOLEH! Mak, mau beli itu – GAK BOLEH!” memotret perlawanan kecil seorang anak terhadap batasan yang diberlakukan orang tua. Kalimat “GAK BOLEH!” menjadi simbol bahwa resistensi sudah melekat dalam diri kita sejak dini, bahkan dalam hal sepele seperti meminta jajanan di pagi hari.

Band punk Sukses Lancar Rejeki

Nomor lain yang tak kalah menarik adalah “Gak Nyaman”, lahir dari aransemen spontan tanpa perencanaan panjang. Lagu ini menghadirkan energi mentah yang menggambarkan proses adaptasi dan pencarian identitas. “Gosok Gigi” pun hadir dengan pendekatan tak kalah unik, terinspirasi dari momen remeh di kamar mandi yang kemudian dipelintir menjadi konflik musikal antara penanya dan penjawab.

Sementara itu, “Kebelet” menjadi salah satu lagu dengan lirik repetitif yang sederhana tapi mengena. Ceritanya tentang murid yang terburu-buru ingin ke toilet, tapi hanya diberi tiga detik oleh guru. Dengan teriakan “LARI!!” yang repetitif, lagu ini menjelma sebagai simbol spontanitas sekaligus refleksi situasi konyol yang mungkin dialami hampir semua orang di bangku sekolah.

Dengan segala kejujuran dan kepolosan itu, ‘Bisa Meledak’ menjadi karya yang tak hanya memotret kehidupan remaja Bekasi, tapi juga memperlihatkan bagaimana musik punk bisa lahir dari ruang-ruang paling sederhana.

Album ini kini tersedia dalam format CD dan digital, bisa didapatkan lewat jaringan distribusi demajors maupun platform streaming seperti Spotify, YouTube Music, TikTok Music, Apple Music, hingga Langit Musik.

Bagi Sukses Lancar Rejeki, perjalanan baru saja dimulai. Dari ruang kelas hingga panggung, dari Studimo hingga ruang dengar para pendengar, mereka sedang menapaki jalur panjang yang bisa saja benar-benar “meledak” di masa depan.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *