International
Body Type Kembali Dengan “And What Else?” Usai Hiatus
Kuartet post-punk asal Australia, Body Type, kembali merilis single terbaru berjudul “And What Else?” yang juga dilengkapi dengan video musik resmi. Lagu ini menjadi rilisan pertama mereka setelah sempat menjalani jeda singkat, di mana masing-masing personel mengeksplorasi proyek individu sebelum kembali berkumpul.
Reuni yang terjadi pada 2024 mempertemukan kembali Sophie McComish, Annabel Blackman, Cecil Coleman, dan Georgia Wilkinson-Derums dengan arah yang lebih fokus. Tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk kembali ke studio dan menggarap materi baru, yang kini diwujudkan dalam single terbaru tersebut.
Dirilis melalui p(doom) Records, “And What Else?” hadir sebagai lagu dengan karakter yang konfrontatif. Struktur call-and-response yang digunakan memperkuat kesan interaktif, sementara nuansa bittersweet yang dibawa lagu ini mengangkat tema tentang kebutuhan akan validasi, lengkap dengan konsekuensi emosional yang mengikutinya.

Dalam proses kreatifnya, Annabel Blackman menyebut pengaruh dari The Shangri-Las serta lagu “Working Women” milik Ivy and the Eater sebagai referensi.
Blackman menjelaskan bahwa bagian chorus dalam lagu ini berfungsi sebagai pelepasan emosi. “Chorus besar di lagu ini seperti luapan perasaan saat menghadapi rasa tidak aman dalam hubungan. Ada momen ketika kata-kata kasih sayang justru memicu keraguan dan rasa tidak layak, tapi di saat yang sama kita tetap menginginkan hal itu,” ujarnya.
Perilisan ini juga beriringan dengan langkah baru mereka bergabung dengan p(doom) Records, label yang digagas oleh Stu Mackenzie dari King Gizzard & the Lizard Wizard. Mackenzie menyambut kehadiran Body Type dengan antusias. “Senang sekali Body Type bergabung di p(doom). Lagu ini akan langsung terasa kuat,” ujarnya.
Di luar rilisan studio, Body Type dikenal sebagai band dengan reputasi panggung yang solid. Mereka telah menjalani tur di berbagai negara dan berbagi panggung dengan sejumlah nama besar seperti Foo Fighters, Sleater-Kinney, Warpaint, Pixies, hingga Wolf Alice dan Fontaines D.C..
Dalam penampilan terbaru mereka di London, kehadiran Gina Birch sebagai tamu spesial turut memperkuat posisi mereka dalam garis panjang musisi perempuan di skena punk.

