New Tracks

Debut cuizine Dibuka Dengan Kekacauan Emosional Lewat “ihopeyou’redoingwell”

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

Cuizine muncul sebagai salah satu suara baru yang paling berani dan jujur dari Semarang, lahir dari ruang-ruang kecil yang dipenuhi dengan ide-ide besar. Band ini dibentuk pada tahun 2024, tumbuh dari pertemanan yang terjalin di lingkungan kampus dan komunitas DIY lokal, di mana emosi mentah dan gagasan alternatif berkembang berdampingan.

Terdiri dari enam anggota: Az-Zaila M. E. dan Edwins Satria (vokal), Dimas Pasha (bass), Bramantya Razzaq dan Shofaa Nabawi (gitar), serta Venantino Finlay (drum), mereka berkumpul karena keresahan yang sama. Alih-alih menahannya, mereka memilih untuk mengubahnya menjadi musik.

Nama Cuizine bukan sekadar permainan kata dari “cuisine”, tetapi juga mencerminkan semangat mereka: sesuatu yang dibuat sendiri, disajikan dari rumah, namun dibalik dan dipelintir untuk menunjukkan sisi yang lebih gelap. Seperti musik mereka: familiar, tapi tak nyaman. Mereka menyuguhkan suara yang keras, tidak dipoles, dan sarat emosi. Musik mereka bukan semata untuk dinikmati, tapi juga untuk dirasakan.

Band cuizine

Single perdana mereka, “ihopeyou’redoingwell (so that we can see each other again)”, dirilis secara eksklusif di Bandcamp pada 16 Juni 2025. Judulnya panjang, terdengar seperti bisikan dalam hati yang tertahan terlalu lama. Lagu ini menjadi bukti nyata bahwa cuizine tak ingin membuat musik yang ramah atau mudah dicerna. Mereka memotret kehancuran batin dengan jujur, tanpa sensor.

Secara sonik, lagu ini menggambarkan kebisingan emosional dalam bentuk paling telanjang. Gitar bergema liar, drum bergemuruh tanpa ragu, sementara dua vokalisnya menjerit dari kedalaman yang tak bisa dijangkau kata-kata. Ada perasaan tak selesai yang terus mengambang di antara baris-barisnya, seperti seseorang yang menulis pesan panjang tapi tak pernah dikirimkan. “ihopeyou’redoingwell” berbicara tentang keterasingan, relasi yang retak, dan harapan yang perlahan mengering, tapi tetap ada, keras kepala dan menyakitkan.

Dalam lanskap skramz lokal, lagu ini terasa seperti lemparan batu ke kaca yang terlalu bersih. Estetika awal 2000-an yang penuh distorsi dan disonansi terasa kuat, tapi cuizine tidak sekadar mengimitasi. Mereka mengolahnya menjadi sesuatu yang lebih personal, membiarkan kejujuran mentah tampil tanpa malu.

Band cuizine Semarang

Lagu ini direkam secara live di Lydian Studio oleh Adib Nugroho untuk mempertahankan intensitas dan ketidaksempurnaan yang disengaja, kemudian dimixing dan dimastering oleh Dzul Fawaid Ahmad dari Studio Barkah, yang memberi ruang bagi dinamika chaos dan kesunyian untuk bernafas berdampingan.

“ihopeyou’redoingwell” bukanlah lagu yang menjanjikan pelarian, tapi justru menenggelamkan pendengarnya ke dalam kejujuran emosional yang tak nyaman. Lagu ini juga memberi isyarat tentang arah musik cuizine ke depan: gelap, riuh, dan sangat manusiawi. Sebuah pembuka yang kuat untuk rilisan album atau EP mendatang yang patut ditunggu.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *