Flash News
Dekadenz Siapkan Malam Eksperimental Bersama Vladimir Ivkovic
Didirikan di Jakarta oleh Aditya Permana, Ridwan, dan Jonathan Kusuma, Dekadenz tumbuh sebagai platform yang bergerak di luar arus utama nightlife komersial. Sejak awal, kolektif ini berfokus pada pengembangan kultur klub alternatif dengan pendekatan kuratorial yang mengedepankan eksplorasi suara, mulai dari nuansa psikadelia elektronik hingga tekstur industrial yang tidak lazim di lantai dansa konvensional.
Perjalanan Dekadenz dimulai dari rangkaian acara berskala kecil yang intim, sebelum berkembang menjadi entitas yang lebih luas, termasuk sebagai label rekaman. Dalam perjalanannya, mereka secara konsisten memberi ruang bagi musisi lokal maupun internasional yang memilih jalur di luar struktur dancefloor yang umum.
Melalui seri kompilasi ‘Themes For Divided Tribes‘, Dekadenz juga memperlihatkan ketertarikan mereka pada eksplorasi bunyi yang eksperimental, dengan akar yang tetap terhubung pada konteks regional.

Jonathan Kusuma, Ridwan dan Aditya Permana (kiri-kanan) / press
Selama satu dekade terakhir, kolektif ini membangun identitas yang kuat melalui konsistensi program dan pendekatan artistik yang independen. Dari situ, terbentuk komunitas yang solid sekaligus membuka koneksi antara skena bawah tanah Jakarta dengan jaringan global yang lebih luas.
Reputasi tersebut tidak hanya datang dari kurasi musik, tetapi juga dari format acara yang sering kali berlangsung panjang dan tidak mengikuti pola umum industri hiburan malam.
Pada 10 April 2026, Dekadenz akan menghadirkan kolaborasi khusus bersama Vladimir Ivkovic di Zodiac Jakarta. Nama Ivkovic dikenal luas dalam skena elektronik internasional sebagai DJ dengan pendekatan naratif yang tidak konvensional. Lahir di Beograd dan kini berbasis di Jerman, ia mengembangkan gaya yang bergerak di antara spektrum elektronik eksperimental, ambient, hingga bentuk klub yang tidak biasa.

Vladimir Ivkovic (ist)
Karier Ivkovic juga erat kaitannya dengan ruang berpengaruh seperti Salon des Amateurs, serta label yang ia dirikan, Offen Music. Dalam praktiknya, ia dikenal sebagai sosok yang membangun perjalanan musikal secara perlahan, menyusun set yang tidak terduga. Penampilannya di berbagai venue dan festival besar seperti Berghain dan Dekmantel turut memperkuat posisinya sebagai salah satu figur penting dalam lanskap elektronik global.
Acara ini juga akan melibatkan nama-nama dari internal Dekadenz, seperti Aditya Permana, Ridwan, dan Jonathan Kusuma, yang selama ini menjadi motor utama dalam arah musikal kolektif tersebut. Pertemuan ini memperlihatkan bagaimana Dekadenz terus menjaga koneksi antara skena lokal dengan dinamika global, tanpa meninggalkan identitas yang telah mereka bangun sejak awal.
Dalam konteks yang lebih luas, Dekadenz tidak hanya berfungsi sebagai penyelenggara acara, tetapi juga sebagai ruang yang terus mendorong eksplorasi dalam musik elektronik. Dengan pendekatan yang konsisten dan terbuka terhadap berbagai kemungkinan, mereka tetap berada di jalur yang sama: menghadirkan pengalaman yang berbeda dari arus utama, sekaligus memperluas cara publik menikmati musik klub di Jakarta.
