International

Ed Sheeran Lepas Album ‘Play’ Dan Rayakan Dengan Video Musik “Camera”

Diterbitkan

pada

Ed Sheeran

Ed Sheeran resmi merilis album terbarunya berjudul ‘Play’ pada hari ini. Bersamaan dengan perilisan album tersebut, ia juga memperkenalkan video musik untuk single baru berjudul “Camera” yang menampilkan aktris Phoebe Dynevor. Karya ini menjadi penanda babak baru dalam perjalanan musik Ed setelah sebelumnya menutup seri album ‘Mathematics‘ yang selama bertahun-tahun menjadi tonggak kariernya.

Single “Camera” menghadirkan sisi ballad khas Ed yang emosional dan jujur. Lagu ini diproduseri oleh tiga nama besar: ILYA, yang sebelumnya bekerja sama dengan Ariana Grande dan Camila Cabello; Andrew Watt, yang dikenal lewat kolaborasi dengan Post Malone; serta Louis Bell, produser yang pernah menghasilkan lagu untuk Justin Bieber.

Ed menulis lagu ini dengan menjadikan istrinya, Cherry Seaborn, sebagai sumber inspirasi utama. Liriknya penuh nuansa perayaan cinta yang sederhana dan hangat, sesuatu yang sering menjadi kekuatan utama dalam karya-karya Ed.

Video musik “Camera” semakin memperkuat keintiman yang dihadirkan lagu ini. Disutradarai oleh Emil Nava, sutradara yang telah lama menjadi rekan kolaborator Ed, video ini menampilkan Ed bersama Phoebe Dynevor dalam potret awal sebuah kisah cinta.

Seluruh video direkam menggunakan iPhone yang menghadirkan kesan spontan dan otentik. Adegan-adegannya meliputi jalan-jalan di kota tua di Kroasia, berkeliling dengan sepeda motor, bersenang-senang dari satu bar ke bar lain, hingga ikut naik panggung dalam salah satu konser Ed. Visual sederhana itu justru berhasil menangkap keindahan sebuah hubungan yang baru tumbuh.

Solois Ed Sheeran album Play

Album ‘Play’ menjadi karya penting karena menandai fase eksplorasi baru Ed Sheeran. Musisi asal Inggris ini menggali beragam kolaborasi lintas negara dengan sentuhan musikal yang lebih luas dari sebelumnya.

Salah satu hal menarik adalah pengaruh musik India dan Persia yang menurut Ed memiliki kedekatan dengan tradisi folk Irlandia dari sisi melodi, ritme, hingga skala nada. Pendekatan ini melahirkan warna baru sekaligus menyatukan tradisi musik lintas budaya, menciptakan harmoni yang tidak terbatas oleh geografi.

Hasilnya adalah sebuah album yang memadukan rasa familiar khas Ed Sheeran dengan keberanian untuk menjelajahi jalur baru. Lagu-lagu ballad akustiknya tetap hadir, namun kini dibungkus dengan eksperimen yang lebih berani. Banyak pengamat meyakini bahwa album ini akan menempati posisi penting dalam jajaran rilisan pop tahun 2025 karena memperlihatkan keberanian Ed untuk terus bertransformasi tanpa kehilangan ciri khasnya.

Untuk merayakan perilisan album ini, Ed juga menyiapkan berbagai aktivitas interaktif bagi para penggemar. Akan ada pop-up eksklusif di Shanghai, Manila, Hong Kong, dan Singapura yang menghadirkan booth interaktif Polaroid sekaligus kesempatan mendapatkan merchandise spesial. Spotify turut menggelar listening party bersama penggemar premium di beberapa kota Asia, termasuk Manila, Hong Kong, dan Singapura.

Perayaan belum berhenti di situ. Malam ini, Jumat 12 September pukul 23.00 WIB, Ed Sheeran akan tampil di kantor NPR untuk sesi spesial “Tiny Desk”. Untuk pertama kalinya ia akan menggunakan loop station dalam format livestream dan memainkan sejumlah lagu baru dari ‘Play’ secara intim.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

âś… KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *