International
From Ashes To New Siapkan Album ‘Reflections’ Dengan Ledakan Emosi Di “Villain”
Selama bertahun-tahun, From Ashes To New konsisten membangun basis pendengar lewat racikan alt metal yang tajam dan lirik yang menangkap kegelisahan generasi masa kini. Musik mereka menggabungkan energi agresif dengan sensitivitas emosional, menciptakan ruang bagi pendengar untuk merenungkan kecemasan, konflik, dan dorongan personal yang terasa akrab.
Bab berikutnya dari perjalanan itu hadir lewat album terbaru mereka, ‘Reflections’, yang dijadwalkan rilis pada 17 April melalui Better Noise Music. Album ini memuat 12 lagu baru yang menampilkan kepercayaan diri dan intensitas yang lebih matang dibanding rilisan sebelumnya. Sebagai pembuka, band tersebut merilis video untuk single “Villain,” sebuah lagu yang langsung menegaskan arah emosional album ini.
Di “Villain,” vokalis Matt Brandyberry mengambil sudut pandang yang unik. Alih-alih menceritakan dari perspektif seseorang yang menyadari berada dalam hubungan yang tidak sehat, lagu ini justru melihat dari sisi orang yang menjadi pusat tarikan tersebut. Brandyberry menggambarkannya sebagai kisah tentang dua individu yang memahami risiko, tetapi tetap melangkah maju.
Lagu ini menelusuri wilayah gelap ketika hasrat mengalahkan konsekuensi, saat godaan terasa seperti kebenaran, dan batas antara sensasi dan kehancuran perlahan memudar. Bagi band ini, “Villain” bukan tentang penyelamatan, melainkan tentang menyerah pada sisi diri yang kerap disangkal.

Sebelum merilis album penuh, band ini telah membagikan video untuk lagu “New Disease” dan “Drag Me”, yang menunjukkan spektrum sonik yang ingin mereka eksplorasi. Menariknya, perjalanan menuju album ini tidak berjalan mulus. Menjelang akhir 2023, From Ashes To New berada di persimpangan kreatif setelah menyelesaikan demo 16 lagu untuk album studio kelima mereka.
Alih-alih melanjutkan proses tersebut, mereka memutuskan untuk membatalkan hampir seluruh sesi dan memulai dari awal, hanya mempertahankan dua lagu. Keputusan ini terasa membebaskan dan memberi mereka ruang untuk merumuskan kembali identitas musikal mereka.
Dengan pendekatan baru ini, band asal Lancaster, Pennsylvania tersebut bertekad untuk mempertahankan ciri khas mereka sambil memperluas jangkauan pendengar. Mereka memilih untuk mendalami eksplorasi alt metal dengan produksi yang lebih tajam dan komposisi yang lebih fokus.
Langkah ini diambil di tengah pencapaian besar mereka, mulai dari angka streaming yang mencapai miliaran, tur yang tiketnya terjual habis, hingga kesempatan berbagi panggung dengan nama-nama besar seperti Black Veil Brides.
‘Reflections’ juga menjadi penerus album 2023 mereka, ‘BLACKOUT’, yang sempat menduduki posisi puncak di berbagai tangga lagu rock dan metal iTunes serta Spotify di beberapa negara. Untuk mendukung rilisan baru ini, band tersebut dijadwalkan menjalani tur Amerika Serikat selama 42 hari sebagai pendukung Black Veil Brides mulai akhir April.
Brandyberry menyatakan bahwa target mereka kali ini lebih tinggi dari sebelumnya. Ia ingin mendorong kekuatan utama band ini melampaui batas yang telah mereka capai.
Semangat itu terlihat jelas dalam materi baru mereka, yang menunjukkan From Ashes To New sebagai band yang tidak hanya mengulang formula lama, tetapi juga berani mengambil risiko kreatif demi evolusi yang lebih tajam.
