International

Kembali Sebagai Duo, The Twilight Sad Rilis “Attempt a Crash Landing – Theme”

Profile photo ofArduino

Diterbitkan

pada

The Twilight Sad
The Twilight Sad (credit: Abbey Raymonde)

Unit post-punk asal Skotlandia, The Twilight Sad, resmi mengumumkan album terbaru mereka bertajuk ‘It’s the Long Goodbye‘, yang dijadwalkan rilis pada 27 Maret melalui label Rock Action. Album ini menjadi karya penuh pertama mereka dalam tujuh tahun terakhir, sekaligus fase paling personal sepanjang perjalanan band.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, mereka juga memperkenalkan single ketiga berjudul “Attempt a Crash Landing – Theme”, yang memperlihatkan sisi emosional sekaligus atmosferik dari arah musikal terbaru mereka.

Album ini turut melibatkan Robert Smith, vokalis sekaligus motor utama The Cure, yang tampil dalam tiga lagu. Kehadiran Smith bukanlah hal yang mengejutkan, mengingat hubungan panjang antara kedua band. Selama bertahun-tahun, The Twilight Sad sering dipercaya sebagai pembuka tur The Cure, sementara Smith sendiri dikenal sebagai pendukung vokal yang konsisten mempromosikan karya mereka.

Sebelumnya, The Twilight Sad telah lebih dulu merilis single “Waiting for the Phone Call”, materi baru pertama mereka dalam enam tahun, yang juga menampilkan permainan gitar Robert Smith. Lagu tersebut langsung mendapat perhatian luas dan memperkuat antisipasi terhadap album baru ini. Single berikutnya, “Designed to Lose”, melanjutkan nuansa muram khas mereka dengan pendekatan produksi yang lebih tajam dan introspektif.

Kini The Twilight Sad secara resmi berjalan sebagai duo yang terdiri dari James Graham (vokal) dan Andy MacFarlane (gitar). Dalam proses rekaman album, mereka dibantu sejumlah musisi kolaborator, seperti David Jeans pada drum serta Alex Mackay pada bass. MacFarlane turut mengambil peran sebagai produser utama, dengan sesi rekaman berlangsung di Battery Studios, Willesden.

Sentuhan tambahan datang dari Andy Savours, yang dikenal lewat pekerjaannya bersama My Bloody Valentine, sementara proses mixing ditangani Chris Coady, figur penting di balik sound Slowdive.

The Twilight Sad Band

‘It’s the Long Goodbye’ lahir dari pengalaman pribadi yang berat bagi Graham. Album ini terinspirasi oleh wafatnya sang ibu setelah didiagnosis mengalami frontotemporal dementia sejak usia dini, serta dampak emosional yang ia rasakan setelah kehilangan tersebut.

Diagnosis itu diterima Graham tak lama setelah band kembali dari tur bersama The Cure pada tahun 2016, sebuah momen yang perlahan mengubah arah hidup dan proses kreatifnya. Pada November 2023, The Twilight Sad bahkan memutuskan mundur lebih awal dari rangkaian tur The Cure agar Graham dapat fokus pada kesehatan mentalnya. Beberapa bulan kemudian, ibunya meninggal dunia.

Berbeda dari karya sebelumnya yang kerap menggunakan metafora, Graham memilih pendekatan lirik yang lebih langsung kali ini. Ia menulis dengan bahasa yang lebih terbuka, menyoroti duka, kehilangan, serta tuntutan untuk tetap kuat di saat kondisi batin justru rapuh. Baginya, album ini bukan hanya dokumentasi pengalaman pribadi, tetapi refleksi universal tentang kehilangan yang hampir semua orang alami.

Secara keseluruhan, album ini menghadirkan lanskap suara yang gelap dan hangat, mempertahankan identitas post-punk emosional yang telah lama melekat pada The Twilight Sad, sambil memberi ruang pada nuansa yang lebih intim dan manusiawi. Graham berharap pendengar dapat menemukan koneksi personal melalui lagu-lagu tersebut, merasakan bahwa pengalaman kehilangan dan keraguan bukan sesuatu yang harus dihadapi sendirian.

Melalui ‘It’s the Long Goodbye’, The Twilight Sad membuka ruang percakapan yang jujur tentang kesedihan, penyembuhan, dan upaya melanjutkan hidup. Sebuah rekaman yang lahir dari emosi mentah, sekaligus langkah untuk bergerak maju setelah masa paling berat dalam kehidupan mereka.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *