International
Knats Perluas Arah Jazz Eksperimental Di Single Baru “Take a Seat on the Settee”
Kelompok jazz progresif asal Newcastle Upon Tyne, Knats, kembali melanjutkan laju mereka di lanskap musik Inggris lewat perilisan single terbaru bertajuk “Take a Seat on the Settee”. Rilisan ini datang setelah satu tahun yang bisa dibilang menentukan bagi unit musik tersebut, dengan rangkaian aktivitas yang kian mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu nama paling menarik dalam skena jazz kontemporer Inggris.
Dalam kurun waktu setahun terakhir, Knats merilis album debut yang mendapat sambutan kritik positif melalui Gearbox Records, label yang dikenal sebagai rumah bagi musisi penting seperti Abdullah Ibrahim dan Elliot Galvin.
Momentum tersebut diperkuat dengan jadwal tur yang padat dan beragam, mulai dari tampil sebagai penampil pendukung untuk Geordie Greep dari black midi, hingga dipercaya menjadi band pengiring legenda R&B Eddie Chacon dalam rangkaian tur Inggris.
Mereka juga mencatatkan penampilan utama bersama Jazz Refreshed, membuka konser Str4ta di Jazz Cafe, serta tampil di ajang prestisius BBC Proms. Deretan pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa Knats, bersama geliat skena musik Newcastle, patut mendapat perhatian lebih luas.
Single “Take a Seat on the Settee” menampilkan sisi kolaboratif Knats dengan menggandeng rekan satu kota mereka, unit noise-rock lots of hands. Lagu ini ditulis oleh Stanley Elvis Woodward dan menghadirkan pendekatan yang cair terhadap genre, dengan nada satir yang terasa ringan dan cerdas.
Secara musikal, komposisinya bergerak bebas antara art-rock orkestral yang terdistorsi dengan gagasan harmoni yang mengingatkan pada karya Erik Satie hingga Arnold Schoenberg.
Aransemen lagu ini terasa ganjil. Vokal yang terdistorsi berkelindan dengan ledakan horn dan saksofon, bunyi kibor yang terasa asing, garis gitar yang samar, serta permainan drum yang tampak sederhana tapi menyimpan kerumitan di baliknya. Semua elemen tersebut dirangkai menjadi satu kesatuan yang terdengar surealis, tapi tetap memiliki daya tarik yang kuat.
Woodward menjelaskan bahwa cerita di balik lagu ini terinspirasi dari kisah seorang anak lelaki yang menceritakan kepada ibunya berbagai kenakalan yang pernah ia lakukan semasa muda. Narasi tersebut disampaikan dengan nada bercanda, sejalan dengan karakter musiknya yang tidak terlalu serius, tapi disajikan dengan penuh detail.
Perilisan ini menyusul kolaborasi Knats sebelumnya bersama Mike Keat dari The Cuban Brothers dan Simon Bartholomew dari The Brand New Heavies dalam lagu “Beauty & The Beast (Peace)”. Rangkaian kerja sama lintas genre tersebut menegaskan komitmen Knats untuk terus membuka ruang eksplorasi, sekaligus memperluas bahasa musikal mereka tanpa kehilangan identitas.

