New Albums

KNIV. Rilis EP ‘Nirmakna’, Kolase Gelap Dari Empat Perspektif

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

KNIV.
KNIV. (credit: Kevin Dimas)

KNIV., unit noise rock asal Jakarta yang selama dua tahun terakhir mencuri perhatian lewat karakter bunyi yang kasar dan penuh tekanan, resmi melepas EP perdana mereka, ‘Nirmakna‘. Beranggotakan Geger pada vokal, Andrew pada gitar, Aldi pada bass, dan Kachida di drum, rilisan ini memuat enam lagu yang merangkai perjalanan emosional mereka, termasuk dua single yang sudah lebih dulu beredar, “Inikah / Inilah” dan “Di Hadapan Cerberus (Setengah Gila)”.

‘Nirmakn’a hadir sebagai rangkuman pencarian makna hidup versi setiap personel, sebuah wacana yang berangkat dari jarak usia yang cukup jauh di antara mereka.

Dengan latar generasi yang berbeda; mulai dari awal 90-an hingga pertengahan 2000-an, KNIV. merangkum kegelisahan dan cara pandang itu ke dalam satu cerita yang mengalir dari track ke track. Geger menyebut EP ini sebagai potret fase hidup mereka masing-masing, sesuatu yang akhirnya menjahit karakter band secara lebih utuh.

Dari sisi musikal, EP ini memperlihatkan evolusi KNIV. menuju suara yang lebih keras, lebih gelap, dan lebih lugas. Mereka tetap menjaga benang melodius yang sempat menjadi ciri pada karya terdahulu, namun kini dilapisi dinamika yang lebih tebal dan intens.

Band KNIV.

Andrew menjelaskan bahwa proses kali ini jauh lebih matang, dengan eksplorasi beragam gitar dan teknik perekaman untuk mencapai karakter suara yang hangat dan tetap abrasif. Penggunaan alat yang lebih menunjang membuat EP ini terdengar lebih terarah dan berani.

Rekamannya dilakukan di sejumlah studio: Mad Haus, Studio Teras Belakang, Westwew Studio, hingga Under The Deck Studio, yang memberi ruang berbeda bagi tiap komposisi. Mereka turut menggandeng Anida Bajumi (Amerta, Dental Surf Combat) sebagai pengisi vokal tamu di lagu “Hasrat Mendaga” yang menambahkan warna baru dan memperkaya atmosfer album.

Aldi menambahkan bahwa meski proses kreatif berjalan cepat, pekerjaan masing-masing anggota sempat membuat pengerjaan EP ini tertunda. Mereka menggarap seluruh materi tanpa produser dan menjadi pengalaman pertama mereka mengambil penuh peran produksi.

‘Nirmakna’ juga menjadi rilisan yang emosional karena menjadi karya terakhir bersama drummer Kachida, yang memutuskan hengkang setelah proses EP rampung. Meski begitu, keempatnya sepakat bahwa rilisan ini adalah landasan penting untuk langkah berikutnya, baik dalam rekaman maupun penampilan panggung.

Ke depan, KNIV. berharap Nirmakna membuka lebih banyak pintu bagi mereka, terutama untuk tampil lebih sering di panggung, ruang yang mereka anggap sebagai habitat paling natural untuk energi band ini. Bagi mereka, musik KNIV. menemukan bentuk paling jujur ketika dimainkan langsung, sesuatu yang mereka harapkan bisa semakin sering dirasakan pendengar lewat rilisan baru ini.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *