International
Laveda Rilis Video Musik “Tim Burton’s Tower”, Luncurkan Album ‘Love, Darla’
Laveda, kuartet asal New York, kembali dengan album penuh ketiga mereka berjudul ‘Love, Darla‘, hadir dua tahun setelah rilisan sebelumnya, ‘A Place You Grew Up In‘ (2023). Album ketiga ini memperlihatkan keberanian mereka menambahkan sentuhan alt rock ke dalam ramuan dream pop dan shoegaze yang lembut.
Dalam jeda dua tahun, dua pendiri band, Ali Genevich dan Jacob Brooks, pindah dari Albany ke Queens dan mulai membangun pendekatan baru yang lebih “grimy”, penuh dengan gebukan bass bergemuruh dan tekstur gitar yang tajam.
Menjelang perilisan ‘Love, Darla’, Laveda lebih dulu melepas beberapa single sebagai pemanasan. “Heaven”, “Cellphone”, dan “Strawberry” sudah lebih dulu dikenalkan, sementara hari ini mereka memberi kesempatan pendengar mencicipi salah satu nomor andalan dalam album, “Tim Burton’s Tower”.
Lagu “Tim Burton’s Tower” memberikan sedikit keleluasaan dibandingkan dengan ketegangan yang terasa pada single-single sebelumnya. Gitar yang tajam seolah hanya berdesis di balik lapisan synth yang berdering dan vokal lembut dari Genevich. Lagu ini menyimpan nuansa keemasan senja yang mengingatkan pada kelembutan karya awal Laveda.
Namun, kecenderungan grunge dan kecintaan mereka terhadap benturan tekstur suara yang abstrak tetap terasa kuat. Jacob Brooks, bersama bassis Dan Carr dan drummer Joe Taurone, menambahkan warna melalui permainan gitar dan ritme yang kokoh, meluncur dalam adukan dreamy, sementara vokal Genevich melayang ringan di atasnya. Hasilnya adalah perpaduan yang hampir sinematis, sejalan dengan atmosfer video musik yang menyertainya, penuh dengan kehangatan kabur dan nostalgia yang samar.
Menurut Genevich, lagu ini memiliki cerita panjang. “Tim Burton’s Tower adalah lagu paling lama di album ini. Awalnya cuma demo di aplikasi GarageBand di ponsel. Aransemen dasarnya selesai dalam sehari. Ini satu-satunya lagu di album yang kami tulis sebelum saya dan Jake pindah ke Ridgewood,” katanya.
Inspirasi judul datang dari sebuah gereja tua yang bisa ia lihat dari jendela apartemen di Troy, yang selalu mengingatkannya pada dunia Tim Burton.
“Awalnya saya cuma kasih nama demo begitu, rencananya bakal diganti, tapi akhirnya malah nempel. Ada banyak ciri khas Laveda lama di demo itu, tapi bareng band kita sederhanakan sedikit. Lagunya cukup kuat di dasarnya sehingga bisa dibawakan dengan cara apa pun dan tetap terdengar menarik. Jadi, kita coba rekam dengan gaya yang sama seperti lagu lain di album.”
Ia menambahkan bahwa “Tim Burton’s Tower” juga memberikan ruang napas yang menyegarkan dalam keseluruhan album. Bersama Mars Alba, fotografer sekaligus pembuat film, Genevich merekam video musiknya di Rockaways.
“Sebenarnya itu cuma pengen jadi bintang film biasa aja.’ Jalan-jalan pakai headphone, dengar lagu favorit. Lari-larian sambil ngerasa ada di dunia sendiri dan nggak ada yang bisa gangguin. Itu salah satu perasaan terbaik di dunia,” tutupnya.

