New Tracks
LOFT. Perkenalkan Diri Dengan Maxi-Single “Getting This Over // It’s On Me”
LOFT., unit rock alternatif baru asal Semarang, membuka langkah awal mereka di skena musik independen dengan merilis maxi-single debut bertajuk “Getting This Over // It’s On Me”. Proyek perdana ini dirilis lewat kerja sama dua label independen, Outtasight Records dan Irama Records, yang turut mendukung dari sisi produksi dan distribusi.
Band ini beranggotakan lima musisi lintas genre yang sebelumnya telah dikenal di kancah musik lokal. Mereka adalah Afif Refal (vokal, dari Rrefal dan Leegi The Band), Aditya Nugraha Ananda (gitar, dari Dante), Kevin Rayhan Prialdino (gitar, dari Unless dan Ahool), Fauby Duvadilan (bass, dari Tiderays dan eks Paleharbor), serta Ageng Dewangga Herlambang (drum, dari Mandoors).
Formasi ini menghadirkan kolaborasi yang menarik antara akar musik post-metal, dream pop, jizzjazz, hardcore-punk, screamo, hingga neo-psikedelik, yang semuanya dibaurkan dalam estetika alternative rock ala MTV era 2000-an.
Afif, sang vokalis, menjelaskan bahwa lagu-lagu LOFT. berasal dari catatan pribadinya tentang hal-hal yang mungkin terlihat sepele, tetapi meninggalkan dampak yang mendalam. Ia menggambarkan tulisannya sebagai “catatan harian anak SMA” yang naif, jujur, dan penuh dengan ledakan emosi yang pertama kali dirasakan
“Waktu pertama kali disakiti, pertama kali ditinggal, atau bahkan pertama kali di-ospek kampus. Emosinya mentah, bikin kepala muter. Perasaan yang benar-benar baru,” ujarnya. Inspirasi lirik LOFT. mengacu pada pendekatan The Sundays dan The Cardigans, di mana pengalaman kecil sehari-hari dipotret dalam lirik yang puitis namun tetap membumi.

Meski baru terbentuk pada pertengahan 2025, LOFT. menunjukkan karakter kuat dalam dua lagu yang mereka hadirkan. Dengan selera yang beragam dari tiap anggota, “Getting This Over // It’s On Me” terasa seperti ledakan warna dari berbagai sumber yang bertemu dalam satu titik.
Lagu pertama, “Getting This Over”, dibuka dengan riff gitar yang langsung memancing adrenalin. Aransemen padat dan terstruktur membawa nuansa yang familiar bagi mereka yang besar bersama musik alternative awal 2000-an. Vokal Afif yang melodius memimpin hingga chorus yang mudah diingat, diikuti oleh bridge antemik yang memberikan energi tambahan.
Namun, suasana berubah drastis ketika lagu kedua, “It’s On Me”, mulai mengalun. Lagu ini dimulai dengan tempo yang lebih lambat dan menguat di beberapa bagian, dengan nuansa emosional yang lebih dalam dan reflektif. Dalam durasi hanya dua menit, LOFT. berhasil menyampaikan perasaan yang kompleks: nyeri, gelisah, tetapi juga penuh penerimaan. Vokal Afif terdengar lebih mentah, lebih rapuh, tetapi justru di situlah letak kekuatannya. Ada kedekatan emosional yang terasa personal dan tidak dipaksakan.
Kedua lagu ini tidak hanya menampilkan dinamika aransemen yang kontras, tetapi juga menunjukkan keseriusan LOFT. dalam membangun identitas musikal yang tidak datar.
“Ada riff indie-rock yang bertemu dengan gebukan punk yang liar, lalu diselipkan melodi yang terinspirasi dari screamo dan luka-luka lama,” kata Kevin, salah satu gitaris. Ia menyebut musik LOFT. sebagai “patah hati di siang bolong musim panas”, terdengar random, tetapi bisa sangat mengena.
Mendengarkan maxi-single ini seperti merasakan naik roller coaster emosi: di satu momen kita ingin berteriak, namun di momen lain kita terdiam karena ada sesuatu yang menyentuh di tengah lagu. LOFT. menyajikan perasaan yang familiar bagi siapa pun yang pernah bergumul dengan masa muda, patah hati, atau sekadar mencoba berdamai dengan diri sendiri.
Rilisan ini tidak berhenti sampai di sini. LOFT. berencana untuk meluncurkan mini album (EP) dalam waktu dekat, sebagai kelanjutan dari langkah awal mereka.
Meski baru, LOFT. tidak terdengar seperti band yang sedang coba-coba. Mereka datang dengan ide, rasa, dan arah yang cukup jelas, namun tetap membuka ruang eksperimen. “Getting This Over // It’s On Me” adalah pernyataan bahwa Semarang kembali punya band rock yang patut diperhatikan.
Maxi-single ini akan segera tersedia di berbagai platform streaming digital pada 1 Agustus 2025 dan menjadi pengantar yang menarik untuk apa yang mungkin menjadi rilisan penuh kejutan di sisa tahun ini.
