New Albums

Menyelami Emosi Siberian Redsocks Dalam EP “Kenopsia”

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

Siberian Redsocks

Band asal Jakarta, Siberian Redsocks, atau yang akrab disebut Sibsocks, kembali hadir membawa karya baru lewat perilisan album EP kedua mereka bertajuk “Kenopsia” pada 16 Agustus 2025. Lima lagu yang terangkum dalam mini album ini menandai langkah penting perjalanan mereka di industri musik Indonesia, sekaligus menjadi pernyataan tentang bagaimana band yang berdiri sejak 2008 itu kini semakin matang dalam meramu emosi dan suara.

Pemilihan judul “Kenopsia” bukan tanpa alasan. Kata ini diambil dari istilah psikologi yang menggambarkan perasaan sepi dan sedih yang muncul tiba-tiba, bahkan di tengah keramaian. Sebuah sensasi yang asing namun akrab, sesuatu yang sulit dijelaskan tetapi mudah dirasakan.

Vokalis sekaligus penulis lirik utama, Abicitra Herdimas, mengaku sempat kesulitan menemukan kata yang bisa mewakili nuansa album. “Awalnya gue gak familiar sama istilah Kenopsia. Gue sempat browsing lama buat nyari istilah yang bisa ngejelasin isi lagu-lagu kita. Pas nemu kata itu, langsung klik,” ungkapnya.

Band Siberian Redsocks

Bila album perdana Sibsocks masih terasa seperti unjuk gigi anak muda yang ingin membuktikan diri, maka “Kenopsia” terdengar jauh lebih reflektif. Lirik-lirik di dalamnya memotret sisi gelap yang kerap menghantui: kesepian, kepasrahan, penyesalan, sampai kebingungan tentang apa yang sebenarnya dicari.

Muhammad Fikri, gitaris band ini, menegaskan bahwa nuansa gelap itu bukan tanpa sebab. “Abi banyak nulis lagu ini pas dia lagi merantau jauh dari keluarga dan teman buat kerja. Mungkin rasa kehilangan itu yang bikin banyak liriknya terasa sendu dan agak suram,” ujarnya.

Meski sarat emosi yang berat, album ini tetap terjaga dalam hal aransemen. Rizky, sang drummer, menyebut bahwa “Kenopsia” adalah usaha mereka menyatukan perbedaan selera musik tiap personel. Hasilnya adalah kombinasi akar pop-punk khas Siberian Redsocks dengan warna baru: indie pop yang melodius, pop yang ringan, dan sentuhan rock alternatif tahun 2000-an yang memberi nuansa nostalgia.

Di tangan mereka, gabungan ini tidak terasa dipaksakan, melainkan mengalir apa adanya, seolah menjadi bahasa baru yang lebih dewasa.

Siberian Redsocks Sibsocks

Alih-alih berusaha menunjukkan permainan teknis yang rumit, Siberian Redsocks memilih untuk menekankan kejujuran emosi. “Kenopsia” tidak terdengar seperti album penuh energi meledak-ledak, melainkan sebuah ruang di mana tiap instrumen saling melengkapi tanpa mendominasi.

Permainan gitar, bass, drum, dan vokal berada di jalur yang proporsional, seakan semuanya setuju untuk menahan diri agar apa yang tersisa justru adalah rasa yang murni. Bagi band yang sudah terbentuk sejak lebih dari satu dekade lalu, keputusan ini terasa tepat: mereka tidak lagi sibuk membuktikan diri, melainkan ingin menyampaikan perasaan yang lebih dalam.

Dalam lima lagu yang mereka hadirkan, pendengar bisa merasakan perjalanan emosional yang cukup luas. Dari nada yang melankolis hingga letupan kecil energi pop-punk, dari lirik yang rapuh hingga nada yang seolah menguatkan, “Kenopsia” menghadirkan pengalaman mendengarkan yang tidak sebatas hiburan. Album ini lebih mirip sebuah jurnal perasaan, catatan dari ruang-ruang sunyi yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi mereka yang mengikuti Siberian Redsocks sejak awal, “Kenopsia” akan terasa sebagai langkah maju. Bagi yang baru mengenal, album ini bisa menjadi pintu masuk yang tepat untuk memahami karakter band: penuh energi, tetapi tak ragu mengakui rapuhnya diri.

Kini, EP kedua Siberian Redsocks sudah tersedia di berbagai layanan musik digital seperti Spotify dan Apple Music, siap menemani siapa pun yang ingin tenggelam sejenak dalam ruang sunyi bernama “Kenopsia”.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *