New Tracks
Merona Lepas Single “Tetes Hujan” Dengan Sentuhan Pop Klasik
Merona merupakan proyek indie pop asal Sidoarjo, Jawa Timur, yang digagas oleh pasangan suami istri Gelar dan Ella. Gelar mengisi bass dan synth, sementara Ella berada di depan sebagai vokalis. Dalam perjalanannya, Merona turut diperkuat oleh sahabat-sahabat dekat mereka, Gayuh di gitar dan Agra di drum, membentuk unit yang bergerak perlahan dan konsisten sejak awal kemunculannya.
Setelah merilis single “Distance” di berbagai platform musik digital pada Maret 2025, Merona melanjutkan langkahnya dengan meluncurkan single terbaru berjudul “Tetes Hujan”. Sebelumnya, “Distance” juga menjadi bagian dari rilisan fisik split album bersama Lanskap dari Bali untuk Record Store Day 2025, yang menjadi momen penting dalam perjalanan mereka.
Kini, “Tetes Hujan” hadir sebagai pembuka menuju album penuh yang bertajuk ‘Merona’, yang direncanakan akan diluncurkan dalam waktu dekat.
“Tetes Hujan” menampilkan sisi Merona yang lebih sederhana. Lagu ini memiliki struktur pop yang mudah dicerna, tanpa banyak ornamen berlebih, tapi justru terasa lebih sendu. Nuansa murung mulai terasa ketika Ella melantunkan lirik yang ditulis oleh Gayuh, dengan pendekatan vokal yang tenang dan intim.
Kesedihan dalam lagu ini tidak disampaikan secara dramatis, melainkan mengalir pelan, memberi ruang bagi pendengar untuk masuk ke dalam suasana yang dihadirkan.

Secara musikal, “Tetes Hujan” mengambil inspirasi dari warna pop klasik era 1970-an. Aransemen yang hangat dan bersahaja dihadirkan dengan sentuhan modern agar tetap terasa segar dan tidak terjebak nostalgia semata.
Merona memilih pendekatan yang relatif aman, meminjam estetika lama namun tetap menjaga relevansinya dengan lanskap musik pop Indonesia saat ini. Harmoninya terasa akrab, seolah mengajak pendengar bernostalgia tanpa harus merasa tertinggal zaman.
Dari segi cerita, “Tetes Hujan” mengisahkan tentang harapan yang berujung pada kekecewaan. Meskipun tema ini sering muncul dalam lagu pop, Merona tidak membatasi maknanya hanya pada cinta atau hubungan personal. Lagu ini memberikan ruang untuk berbagai interpretasi, tergantung pada pengalaman dan sudut pandang masing-masing pendengar, apakah itu tentang mimpi yang tidak tercapai, penantian yang sia-sia, atau perpisahan dalam bentuk apapun.
Merona telah berdiri sejak 2019 dan mulai aktif memperkenalkan karyanya pada 2022 melalui media sosial. Seiring berjalannya waktu, kehadiran Gayuh sebagai gitaris semakin memperkaya arah musik mereka, menambahkan nuansa post-punk ke dalam dasar indie pop yang sebelumnya terinspirasi oleh band-band seperti Camera Obscura dan The Cardigans.
Bersama Agra di drum, Merona terus menyempurnakan materi yang akhirnya dirangkum dalam album penuh. “Tetes Hujan” menjadi salah satu tonggak penting dari fase tersebut, sekaligus ajakan untuk menantikan kelanjutan cerita mereka di masa depan.