Music News

Misteri Sienna Rose, Musisi Anonim Dengan 3 Juta Pendengar Bulanan Di Spotify

Profile photo ofamelia

Diterbitkan

pada

Sienna Rose

Nama Sienna Rose mendadak ramai diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir, bukan hanya karena angka pendengarnya yang melonjak, tetapi juga karena kecurigaan bahwa musik yang ia rilis bukan diciptakan oleh manusia. Musisi soul yang digambarkan secara samar sebagai “anonymous neo-soul singer” ini kini berada di pusat perdebatan tentang batas antara kreativitas manusia dan produksi berbasis kecerdasan buatan.

Di Spotify, musik Sienna Rose digambarkan sebagai perpaduan keanggunan soul klasik dengan keindahan R&B modern. Deskripsi tersebut terdengar meyakinkan, bahkan menggoda, terutama bagi pendengar yang mencari nuansa soul kontemporer yang lembut dan emosional.

Namun anonimitas yang melekat pada sosoknya justru membuat banyak orang bertanya-tanya, terlebih ketika diketahui bahwa ia memiliki sekitar 3,1 juta pendengar bulanan. Angka tersebut terbilang mencolok untuk nama yang nyaris tanpa jejak personal.

Popularitas Sienna Rose juga tercermin dari keberhasilannya menembus Spotify Viral 50 USA melalui tiga lagu sekaligus, yaitu “Into the Blue”, “Safe With You”, dan “Where Your Warmth Begins”. Pencapaian ini semakin menguatkan sorotan publik terhadap sosok di balik nama tersebut.

Penyanyi Sienna Rose

Perdebatan mengenai keaslian Sienna Rose sebenarnya sudah bergulir hampir setahun, tetapi kembali memanas setelah Selena Gomez sempat menggunakan lagu “Where Your Warmth Begins” sebagai latar musik unggahan Golden Globes di Instagram. Lagu tersebut kemudian dihapus dari unggahan itu yang kemudian memicu spekulasi baru.

Dalam pernyataan kepada BBC, platform streaming Deezer akhirnya mengonfirmasi kecurigaan yang beredar. Mereka menyebut bahwa banyak album dan lagu milik Sienna Rose terdeteksi dan ditandai sebagai konten berbasis AI di layanan mereka. Pernyataan ini seolah memberi validasi pada intuisi para pendengar yang sejak awal merasa ada sesuatu yang janggal.

Menariknya, kecurigaan tersebut muncul meski laporan terbaru Deezer menunjukkan bahwa 97 persen pendengar kesulitan membedakan musik buatan manusia dengan musik hasil kecerdasan buatan.

Dalam kasus Sienna Rose, insting publik justru bekerja lebih cepat. Beberapa petunjuk dianggap terlalu mencolok untuk diabaikan. Sienna Rose tidak memiliki kehadiran di media sosial, tidak pernah tampil di panggung, dan tidak ada satu pun rekaman video yang menunjukkan ia bernyanyi secara langsung.

Singer and song writer Sienna Rose

Keanehan lainnya terletak pada kecepatan produksi. Sepanjang September hingga Desember tahun lalu saja, setidaknya 45 lagu diunggah ke berbagai layanan streaming atas nama Sienna Rose. Produktivitas seperti ini bahkan sulit dicapai oleh figur legendaris dengan etos kerja ekstrem seperti Frank Zappa atau Prince, apalagi oleh seorang musisi independen tanpa tim besar yang terlihat.

Fenomena ini bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, artis atau proyek musik berbasis AI semakin sering menembus tangga lagu dan menjadi perbincangan. Industri musik global pun tampak kewalahan merespons ledakan teknologi ini.

Pekan lalu, Bandcamp secara resmi melarang musik berbasis AI dari platform mereka. Mereka meminta pengguna melaporkan konten yang dicurigai dibuat sepenuhnya atau sangat bergantung pada AI, serta menyatakan berhak menghapus rilisan tersebut.

Sebelumnya, band virtual The Velvet Sundown sempat menarik perhatian setelah mengumpulkan sekitar 400 ribu pendengar bulanan di Spotify. Belakangan, perwakilan proyek tersebut mengakui bahwa semuanya merupakan tipuan yang ditujukan kepada media.

Kasus Sienna Rose dan band virtual The Velvet adalah contoh paling jelas dari persimpangan antara teknologi dan musik populer. Di tengah angka pendengar yang terus bertambah dan identitas yang kian kabur, pertanyaan besarnya bukan lagi soal apakah musik ini terdengar indah, melainkan siapa atau apa yang sebenarnya menciptakannya.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *