International

Moneybag1327 Membuka 2026 Dengan Maxi Single “Hate & Vanity”

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

Moneybag1327

Band hardcore asal Malaysia, Moneybag1327, membuka tahun 2026 dengan sebuah pernyataan yang terasa getir lewat maxi single promo berjudul “Hate & Vanity”.

Rilisan berisi tiga trek ini dilepas melalui Greedy Dust Records dan menjadi pengantar yang kuat atas berbagai keresahan yang mereka bawa, mulai dari isu kesehatan mental hingga pengkhianatan yang sering muncul dalam hubungan sehari-hari. Dengan total durasi hanya 7 menit 14 detik, “Hate & Vanity” terasa singkat, menghantam dan tidak memberi ruang untuk basa-basi.

Maxi single ini memuat “Gravebound”, “Suicide Season”, serta lagu penutup “Cold Luck” yang menghadirkan kolaborasi dengan Three Knee Deep. Alih-alih terfokus pada satu cerita tunggal, ketiga lagu ini berfungsi sebagai potongan-potongan pengalaman yang saling terhubung.

“Gravebound” dan “Cold Luck” membahas tema pengkhianatan, loyalitas yang tidak tulus, serta tantangan menghadapi orang-orang licik yang muncul di berbagai fase kehidupan. Liriknya tidak mencoba terdengar puitis, tetapi justru lugas dan konfrontatif, selaras dengan karakter hardcore yang mereka usung.

Di sisi lain, “Suicide Season” bergerak lebih personal. Lagu ini terinspirasi dari pengalaman vokalis Moneybag1327 yang berjuang melawan depresi dan keinginan untuk melarikan diri dari tekanan mental yang terus meningkat.

Band Moneybag1327

Tema kesehatan mental dihadirkan tanpa romantisasi, melainkan sebagai pengakuan jujur tentang betapa beratnya bertahan di tengah situasi yang terasa buntu. Di titik ini, musik menjadi medium untuk meluapkan kegelisahan yang mungkin sulit diucapkan secara langsung.

Kami semua pernah menghadapi kesulitan dan melalui pengalaman hidup yang berat. Promo ini merepresentasikan perjalanan tersebut,” ujar Leo, sang vokalis. Pernyataan ini terasa selaras dengan nuansa keseluruhan rilisan, yang terdengar seperti rangkuman luka, kemarahan, sekaligus kelelahan setelah perjalanan panjang sebagai band.

Sejak awal terbentuk, Moneybag1327 telah melewati beberapa fase perubahan formasi, dari lima personel hingga kini menetap sebagai unit berempat. Maxi single promo ini bahkan disebut berpotensi menjadi rilisan terakhir mereka untuk sementara waktu.

Setelah merasa telah mencapai sebagian besar tujuan sebagai band, mereka memilih mengambil jeda. Keputusan ini memberi bobot emosional tersendiri pada “Hate & Vanity”, seolah menjadi penanda penting dalam perjalanan mereka.

Bersamaan dengan perilisan ini, Moneybag1327 juga menyiapkan tur penuh di Malaysia dengan harga tiket yang sangat terjangkau, hanya 10 ringgit Malaysia per pertunjukan. Menurut Leo, langkah ini diambil untuk membuka akses musik hardcore bagi pendengar yang lebih muda, sekaligus memberi ruang bagi band-band lokal di tiap kota untuk tampil dan dikenal lebih luas.

Hate & Vanity” kini sudah tersedia di seluruh layanan streaming digital. Sementara itu, Moneybag1327 melihat rilisan ini sebagai momen refleksi sebelum menentukan langkah berikutnya. Di akhir tahun nanti, mereka akan memutuskan apakah perjalanan ini akan berlanjut atau berhenti.

Dengan banyaknya band kuat di Malaysia saat ini, memberi ruang bagi generasi baru dianggap penting, sambil membuka kemungkinan eksplorasi arah kreatif lain di luar hardcore.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *