New Tracks
Nevenue Debut Dengan “Endless Goodbye”, Jejak Awal Di Skena Musik Alternatif
Nevenue, band asal Tulungagung yang baru terbentuk pada 2024, resmi merilis single perdana mereka berjudul “Endless Goodbye” pada 5 September 2025 melalui Haum Entertainment.
Unit yang mengusung nuansa ambient pop, emo, dan rock alternatif ini digawangi oleh Raka (drum), Kindi (bass), Vickry (gitar), Izar (gitar), dan Figo (vokal). Kehadiran mereka menambah warna baru di skena musik independen Jawa Timur, terutama dengan keberanian tampil lewat materi yang sarat atmosfer dan emosi.
“Endless Goodbye” mengangkat pengalaman pahit dari sebuah perpisahan yang meninggalkan luka mendalam. Lagu ini menggambarkan betapa sulitnya melepaskan seseorang yang sebelumnya menjadi bagian penting dari hidup, dengan kenangan bertahun-tahun yang kini terasa seperti rekaman yang berulang tanpa henti.
Figo, sang vokalis, menjelaskan bahwa kata “endless” dipilih bukan hanya untuk menekankan pada momen sekali mengucapkan selamat tinggal, tetapi pada rasa kehilangan yang tidak pernah benar-benar selesai. Menurutnya, rasa sakit itu tetap hidup, bahkan setelah kata perpisahan diucapkan.
Secara musikal, Endless Goodbye bergerak dalam medium tempo dengan fokus besar pada lirik dan nuansa emosional. Nevenue tampaknya memilih jalur yang berbeda dari banyak band alternatif yang kerap mengandalkan scream atau gebukan agresif. Di sini, mereka justru mengedepankan atmosfer ambient yang lebih halus, mengalir, dan cenderung membiarkan pendengar tenggelam dalam lapisan perasaannya sendiri.
Produksi lagu ini digarap langsung oleh Nevenue bersama sound engineer Maulana Raka. Proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Bayu Sofian dari Hellroom Studio, sementara liriknya ditulis oleh sahabat mereka, Alfyndho Putu Bagusaji.
Komposisi musik tetap dipegang penuh oleh para personel band. Identitas visual rilisan ini diperkuat dengan artwork karya Ananda Elang Caraka, yang menampilkan kesan melankolis selaras dengan tema lagu.
Figo menambahkan bahwa proses penggarapan single ini berlangsung sekitar tiga bulan, dimulai sejak 12 April hingga rampung pada 26 Juli 2025. Menariknya, lirik “Endless Goodbye” sebenarnya sudah ditulis lebih awal, tepatnya pada 2023, sebelum akhirnya mereka garap serius bersama komposisi musik yang baru. Hal ini menunjukkan bahwa lagu tersebut memang lahir dari keresahan yang nyata, bukan sekadar eksperimen estetika.
“Lagu ini memang lahir dari keresahan yang nyata, bukan sekadar eksperimen estetika”
Sebagai debut, Endless Goodbye menjadi pijakan penting bagi Nevenue untuk memperkenalkan diri pada khalayak yang lebih luas. Namun, mereka tidak berniat berhenti di sini. Figo mengungkapkan rencana kolaborasi dengan band All Birds Are Onion dalam single berikutnya, sebelum akhirnya mulai serius menggarap EP perdana yang diproyeksikan berisi empat trek.
Meski belum memiliki rencana pasti untuk tur, Nevenue menegaskan keterbukaannya jika ada kesempatan tampil di luar kota. Ambisi itu menjadi sinyal bahwa mereka ingin menjangkau pendengar di luar lingkaran lokal Tulungagung dan memperluas ruang interaksi dengan penikmat musik.
Untuk sekarang, pendengar bisa menikmati “Endless Goodbye” di seluruh platform digital. Lagu ini bukan hanya perkenalan formal dari Nevenue, tetapi juga sebuah pengingat bahwa kehilangan bisa hadir sebagai pengalaman yang tak berkesudahan, sekaligus medium artistik yang menuntun mereka ke fase perjalanan musik berikutnya.
