International
Nothing But Thieves Umumkan Album “Stray Dogs” Dan Rilis Single Baru “Evolution”
Nothing But Thieves resmi mengumumkan album studio terbaru mereka bertajuk ‘Stray Dogs‘ yang dijadwalkan rilis pada 25 September melalui RCA/Sony Music. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, unit rock asal Southend, Inggris itu juga melepas single anyar berjudul “Evolution” serta mengungkap rangkaian tur terbesar sepanjang perjalanan karier mereka.
Kabar ini datang setelah tahun lalu Nothing But Thieves merayakan satu dekade perjalanan mereka di industri musik. Setelah melewati berbagai fase, dari klub kecil hingga arena besar, band yang diperkuat Conor Mason, Joe Langridge-Brown, Dominic Craik, Philip Blake, dan James Price ini kini bersiap membuka lembaran baru lewat album kelima mereka.
‘Stray Dogs’ menjadi penerus dari ‘Dead Club City’ rilisan 2023, album yang membawa mereka meraih posisi puncak tangga lagu untuk pertama kalinya. Sebelum itu, mereka dikenal lewat deretan rilisan seperti ‘Broken Machine’, ‘Moral Panic’, dan album debut self-titled yang mengangkat nama mereka sebagai salah satu band rock alternatif paling konsisten dalam satu dekade terakhir.

Nothing But Thieves (credit: Jack Bridgland)
Untuk album terbaru ini, Nothing But Thieves memilih kembali ke titik awal perjalanan mereka, baik secara musikal maupun emosional. Proses rekaman dilakukan di Angelic Studios, tempat mereka dulu mengerjakan album debut. Kembalinya mereka ke studio tersebut adalah sebagai upaya untuk menghidupkan kembali semangat DIY yang telah membentuk identitas band.
Berbeda dari proses sebelumnya yang kerap dilakukan di sela-sela tur panjang, materi Stray Dogs ditulis bersama dalam satu periode khusus selama lima bulan penuh. Seluruh personel fokus berada di ruang yang sama untuk membangun lagu secara kolektif. Hasilnya, mereka menyebut album ini sebagai karya paling bebas dan paling utuh yang pernah mereka hasilkan.
Single pembuka “Evolution” sudah lebih dulu diperkenalkan lewat siaran langsung di YouTube pekan lalu, disertai kampanye poster misterius yang tersebar di berbagai titik. Lagu tersebut langsung memperlihatkan energi besar khas Nothing But Thieves: tempo cepat, gitar yang terus bergerak agresif, serta vokal melayang milik Conor Mason yang terdengar megah.
Secara tematik, lagu “Evolution” menggambarkan harapan, hubungan antarmanusia, dan pencarian makna di tengah ketidakpastian dunia. Band ini menyatakan bahwa lagu ini lahir dari refleksi atas pengalaman hidup mereka selama bertahun-tahun berkelana dari satu kota ke kota lain.

Nothing But Thieves (credit: Jack Bridgland)
Mereka menjelaskan bahwa “Evolution” tidak terlalu fokus pada akhir dari segala sesuatu. Bagi mereka, ketidaksempurnaan dan kejujuran menjadi semakin penting saat ini. Selama proses penulisan album, mereka banyak merenungkan apa yang benar-benar berarti dalam hidup mereka, termasuk hubungan antaranggota band, momen-momen spontan di atas panggung, dan koneksi yang terjalin dengan penonton di setiap konser.
Menurut mereka, hal-hal sederhana seperti itulah yang akhirnya memberi makna besar di balik album ini. “Evolution” pun terasa seperti surat terbuka untuk orang-orang yang selama ini tumbuh bersama mereka.
Untuk merayakan perilisan ‘Stray Dogs’, Nothing But Thieves juga mengumumkan tur utama terbesar mereka sejauh ini. Tur tersebut akan berlangsung sepanjang 2027 dan mencakup Inggris, Eropa, hingga Amerika Utara.
Rangkaian konser dimulai pada 12 Januari di Paris sebelum berlanjut ke Amsterdam, Zurich, Milan, Wina, dan sejumlah kota lain di Eropa. Setelah itu mereka akan memainkan konser arena di Inggris dan Irlandia sepanjang Februari, termasuk penampilan di O2 Arena London dan Co-Op Live Manchester.
Tur Amerika Utara akan berlangsung tidak lama setelah jadwal Inggris selesai. Sebelum memasuki rangkaian konser besar tersebut, Nothing But Thieves juga dijadwalkan tampil bersama Biffy Clyro di beberapa konser outdoor musim panas ini serta meramaikan sejumlah festival besar.

