New Tracks
S A B A Merangkum Kecemasan Modern Lewat “Anxiety”
S A B A, unit rock asal Jakarta yang selalu mengambil waktu sebelum melepas karya baru, kembali memunculkan energi besar lewat single terbaru berjudul “Anxiety”. Rilisan ini terasa seperti langkah baru bagi mereka, lebih jujur dan langsung mengenai keresahan yang mungkin selama ini hanya tersirat dalam musik mereka.
Meskipun ditulis oleh vokalis lama, Johan, lagu ini menjadi refleksi yang relevan untuk S A B A saat ini, terutama karena isinya menggali kecemasan dalam kehidupan modern yang terasa menekan siapa saja, baik dalam ruang pribadi maupun dalam dinamika sosial yang semakin penuh tekanan.
Begitu lagu dimulai, pendengar langsung disambut oleh petikan gitar bernuansa melodik yang memberi warna klasik, ditemani hentakan drum dengan aksen bell yang mengingatkan pada rock era 70-an. Tapi itu hanya gerbang awal. Beberapa detik kemudian, energi khas S A B A yang lebih modern muncul dan mendorong lagu bergerak dengan intensitas yang terus naik.

Liriknya tidak berjalan lurus; justru bergerak seperti pikiran yang sedang berlari, menabrak banyak arah dan berubah tempo. Struktur ini menghadirkan sensasi sinematik, memberi ruang bagi pendengar untuk merasakan kepanikan yang naik-turun, sama seperti adegan film yang digarap dengan ritme cepat dan penuh dorongan emosional.
Cerita lagu ini tidak berhenti di ruang personal. Setelah membuka pergulatan individu, narasinya melebar dan menyentuh keresahan generasi yang tumbuh di tengah tuntutan berlapis, target yang berubah cepat, dan ketidakpastian yang terasa seperti bayangan panjang. “Anxiety” menangkap momen itu tanpa terkesan berlebihan, justru lewat kejujuran yang diselipkan dalam dinamika musiknya.
Saat masuk ke interlude, permainan Milton mengambil alih dengan gitar yang terdengar tajam, seperti memecah ruang hanya untuk memperlihatkan luka di baliknya. Vokal yang diproses melalui megaphone hadir sebagai aksen emosional, seolah sedang berteriak dari balik dinding.
Di sisi lain, Herwinda pada bass dan Soni pada drum membawa dasar ritme yang lebih berlapis. Keduanya mendorong lagu menuju ledakan klimaks yang padat dan intens, lalu tiba-tiba mereda menjadi keheningan yang terasa menggantung. Momen itu memberi ruang renung, sebuah pengingat kecil bahwa kecemasan tidak selalu hilang ketika puncaknya lewat. Ia hanya berubah bentuk dan tetap mengikuti dari kejauhan.
Secara keseluruhan, “Anxiety” terasa seperti langkah evolutif bagi S A B A. Lagu ini memadukan kekacauan yang terarah dengan sensibilitas rock yang lebih matang. Rasanya seperti mereka menemukan cara untuk berbicara tentang keresahan tanpa kehilangan karakter suara yang selama ini mereka bawa. Ada ketegangan yang terus dijaga, tetapi juga ada kelegaan yang muncul ketika musiknya mencapai titik lepas.
“Anxiety” sudah tersedia di berbagai platform digital mulai 6 Desember 2025, termasuk Spotify, YouTube Music, dan Apple Music. Bagi pendengar yang mengikuti perjalanan S A B A, rilisan ini memperlihatkan sisi yang lebih dalam dari mereka.
Sejak terbentuk pada 2020, S A B A dikenal tidak terburu-buru dalam merilis karya. Unit garage rock ini baru mengeluarkan debut “In Between Days” pada 2024 setelah melewati proses naik-turun dan perubahan formasi.
Sekarang, dengan formasi yang lebih stabil, mereka kembali lewat single kedua “Anxiety”, yang menyajikan konsep lebih kotor, lebih bising, tetapi juga lebih terkontrol dari sisi artistik. Rilisan ini seperti pernyataan bahwa S A B A masih terus bergerak, berkembang, dan tak ragu menggali sisi-sisi gelap yang layak disuarakan lewat musik.
