Flash News
Sajama Cut Kembali Gelar Recollecting 5, Rayakan Energi Skena Alternatif
Band rock alternatif Sajama Cut kembali menghidupkan seri konser kurasi mereka lewat “Recollecting 5”, edisi terbaru dari program reguler yang selama ini dikenal sebagai ruang pertemuan talenta baru, musisi yang belum banyak mendapat sorotan, serta praktik kreatif lintas disiplin.
Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 15 Februari 2026 mulai pukul 17.00 WIB di Coma, venue baru di kawasan M Bloc Space, Blok M, Jakarta Selatan. Konser ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.
Sejak pertama kali diperkenalkan, Recollecting berkembang menjadi salah satu platform penting dalam lanskap musik independen Indonesia. Seri ini secara konsisten menghadirkan nama-nama yang mewakili spektrum luas ekspresi kreatif di luar arus utama.
Pada edisi-edisi sebelumnya, panggung Recollecting telah diisi oleh berbagai musisi dan band dengan pendekatan artistik yang beragam, membentuk arsip hidup tentang dinamika skena independen yang terus bergerak.
Pada “Recollecting 5”, Sajama Cut kembali berperan sebagai tuan rumah sekaligus penampil utama. Mereka merancang susunan acara yang menekankan pertemuan lintas genre dan medium.
Edisi kali ini menghadirkan penyair Rae Fadillah, proyek solo Aldrian Risjad yang juga dikenal sebagai gitaris Sajama Cut, unit heavy metal Mothrahead yang diperkuat Arta Kurnia di posisi bass, serta dua nama yang telah memiliki basis pendengar yang kuat, Rimba dan Turbokidz.
Perpaduan ini dirancang untuk menciptakan dialog artistik yang dinamis antara musik dan puisi, sekaligus menghadirkan spektrum energi panggung yang kontras dan saling melengkapi.
Kehadiran “Recollecting 5” diperkirakan akan menarik perhatian komunitas penggemar setia Sajama Cut, yang dikenal sebagai Cult. Komunitas ini telah tumbuh bersama perjalanan band selama bertahun-tahun, membentuk jaringan pendengar yang memiliki keterikatan emosional yang kuat terhadap karya-karya mereka.
Vokalis dan penulis lagu Marcel Thee menegaskan bahwa Recollecting dirancang sebagai program jangka panjang yang akan terus diupayakan hadir secara rutin.
Menurutnya, tujuan utama inisiatif ini adalah untuk membuka ruang yang lebih luas bagi talenta yang belum banyak terekspos. Banyak karya berkualitas yang membutuhkan panggung dan perhatian agar dapat menjangkau pendengar baru. Dengan semangat tersebut, Recollecting tidak hanya diposisikan sebagai konser, tetapi juga sebagai wadah pertemuan antara seniman dan audiens yang memperkuat ekosistem kreatif secara kolektif.
Melalui penyelenggaraan edisi kelima ini, Sajama Cut menegaskan komitmennya untuk terus merawat ruang kolaborasi yang inklusif. “Recollecting 5” hadir sebagai perayaan keragaman ekspresi, sekaligus pengingat bahwa skena independen tumbuh melalui inisiatif bersama yang memberi tempat bagi suara-suara baru.

