International
Semangat Rock Ala Pimmer Kembali Menggema Di “Garage Band Glory”
Pimmer, band rock asal Boston kembali meramaikan kancah musik alternatif dengan album kedua mereka bertajuk ‘I Wish I Could Care’, yang dijadwalkan rilis pada 25 Juli melalui Mint400 Records. Setelah memperkenalkan dua single awal sebagai pembuka, Pimmer kini menghadirkan salah satu lagu andalan dari album ini, “Garage Band Glory”, yang dirilis lebih awal di kanal Youtube Mint400 Records.
Lagu ini merupakan penghormatan Pimmer terhadap sejarah panjang rock and roll, sebuah ungkapan cinta untuk semangat garasi, tempat yang menjadi awal segalanya. Dengan riff gitar yang tajam, irama drum yang meluncur cepat, dan teriakan kompak yang menghidupkan suasana, “Garage Band Glory” menangkap esensi mentah dari band yang tumbuh dengan semangat DIY. Meskipun terdengar liar, lagu ini juga menyimpan nada melankolis, seolah merindukan masa lalu yang sederhana.
Vokal Sanford Schaffer memberikan sentuhan rapuh dan kejujuran pada lirik yang sebenarnya sudah akrab di telinga penggemar rock, namun disampaikan dengan ketulusan yang membuatnya terasa “menyegarkan”. “Maybe it’s wrong / Maybe it’s right / Rock me away / Into the night”, adalah salah satu bait yang meskipun terdengar klasik, tetap menyentuh karena disampaikan dengan tulus dan tanpa pretensi.

Pimmer / Press
Lagu ini juga mencerminkan warna musik yang mendominasi album baru mereka. Sang vokalis, Schaffer menjelaskan bahwa lagu ini ditulis dalam satu hari saat libur Natal tahun lalu. “Ini lagu pendek yang penuh energi, seolah-olah versi alternatif dari sejarah yang tidak pernah terjadi, jika saja The Replacements bubar dan Paul Westerberg bergabung dengan Hüsker Dü pada tahun 1985,” ujarnya sambil bercanda.
Sebelumnya, Pimmer sudah memancing rasa penasaran lewat dua single pembuka. “The Doomsday Clock” menampilkan warna power pop dengan energi gelisah yang khas, sementara “Things We Did For Fun” mengajak pendengar menyusuri kenangan lama dengan sentuhan nostalgia dan nuansa alt rock yang lembut namun emosional.
Pimmer pertama kali mencuri perhatian tahun lalu lewat album debut mereka ‘Halcyon 303‘, yang memadukan pengaruh underground rock seperti Hüsker Dü dan The Replacements dengan lapisan harmoni pop yang ringan.
Kini dengan ‘I Wish I Could Care’, mereka menunjukkan evolusi musikal yang lebih berani, dan tetap mengakar pada semangat rock yang membesarkan mereka.
