New Tracks
Semesta Baru Elephant Kind Dibuka Lewat Rilis “Man Enough”
Mereka terlihat tidak lagi membatasi diri, namun tetap menjaga keseimbangan agar setiap eksplorasi tetap berpijak pada keterbukaan.
Elephant Kind membuka dunia baru dalam perjalanan mereka lewat “Man Enough”, single pertama yang mengantar menuju album studio ketiga berjudul ‘More Time‘. Dirilis pada 28 November 2025, lagu ini menjadi pembuka fase yang lebih berani sekaligus lebih luas bagi trio asal Jakarta tersebut.
Setelah bertahun-tahun bergerak lincah di antara budaya dan kota, mereka kini berdiri di posisi yang cukup kuat untuk mengarahkan langkah ke panggung dunia, sambil tetap menjaga karakter musik yang mengakar pada pengalaman personal dan eksperimen sonik.
Pergerakan mereka dalam beberapa tahun terakhir turut membentuk napas baru dalam karya ini. Bam Mastro, Bayu Adisapoetra, dan Kevin Septanto menghabiskan 2023 hingga 2025 dengan berpindah antara Jakarta dan London, dua kota yang berbeda ritme tapi saling melengkapi dalam perjalanan musikal mereka.
Perpindahan itu memaksa mereka menghadapi perubahan, menata ulang sudut pandang, dan merangkum banyak pencarian diri. Semua itu mengalir ke dalam musik Elephant Kind yang selama ini dikenal lentur, penuh warna, dan sulit ditempatkan dalam satu kotak genre.
“Man Enough” menjadi pintu masuk menuju inti tematik ‘More Time’. Lagu ini membahas identitas dan ekspektasi seputar maskulinitas hari ini, isu yang sering berkelindan dengan rasa kehilangan arah maupun dorongan untuk tampil kuat. Diproduseri bersama Iain Berryman, figur yang pernah bekerja dengan nama-nama seperti Arcade Fire hingga Wolf Alice, lagu ini direkam di Narcissus Studios, London, dengan Drew Dungate-Smith sebagai engineer.
Sentuhan mixing Robert Adam Stevenson dan mastering Christian Wright di Abbey Road Studios mengangkat kedalaman emosinya, menghadirkan komposisi yang lugas tanpa harus mengeliminasi ketegangan yang menjadi daya tarik lagu ini. Di sini, Elephant Kind terdengar berada di titik paling terbuka, melepas segala lapisan yang tak perlu sambil menampilkan urgensi yang terasa di setiap detail produksi.
‘More Time’ dijadwalkan rilis pada 27 Maret 2026. Album ini merupakan buah dari fase transformasi penting dalam hidup trio tersebut. Mereka menulis materi secara berkala di tengah hiruk pikuk Jakarta dan momen sunyi di London, menciptakan album yang mengangkat tema perubahan, kerinduan, dan upaya memahami diri di tengah dunia yang terlalu cepat bergerak.
Proses kreatifnya banyak dipimpin langsung oleh Bam Mastro, dengan kehadiran Iain Berryman di beberapa titik untuk memperkuat arahan produksi. Mereka merekam di London, melanjutkan pengerjaan di Jakarta, dan kembali mengasah detailnya hingga selesai.
Hasilnya adalah sebuah album yang membawa Elephant Kind ke area paling ekspansif dalam katalog mereka. ‘More Tim’e memadukan akar alt-rock dengan breakbeats, memasukkan balada melankolis yang berbaur dengan energi lantai dansa, sekaligus membuka ruang bagi suara-suara yang selama ini hanya mereka eksplorasi secara sekilas. Mereka terlihat tidak lagi membatasi diri, namun tetap menjaga keseimbangan agar setiap eksplorasi tetap berpijak pada keterbukaan.
Dalam pernyataannya, Bam Mastro menyebut bahwa “Man Enough” hanyalah bagian kecil dari apa yang mereka siapkan. Setelah enam tahun tanpa single baru, mereka memilih kembali membawa album penuh yang telah dibangun dengan keyakinan kuat.
Bam menggambarkan ‘More Time’ sebagai perjalanan yang menyeberang dari hip hop ke house, dari rock ke elemen timur, hingga ke wilayah-wilayah yang bahkan sulit mereka beri label. Semua itu berada dalam rangkaian frekuensi yang bergerak luwes, mengantar pendengar dari satu suasana ke suasana lain tanpa putus.
Rekam jejak Elephant Kind dalam setahun terakhir memperlihatkan jalur yang semakin matang. Pada 2025, mereka tampil di sejumlah festival besar di Inggris dan Eropa, termasuk Y Not, Tramlines, dan Wilderness. Tiket tur headline mereka terjual habis, sementara penampilan live di Radio X bersama John Kennedy, BBC Radio 6 Music, serta BBC Introducing memperkuat visibilitas mereka di kancah internasional.
Tahun yang sama, mereka kembali ke Jakarta dan mencetak capaian besar dengan menjual tiga ribu tiket dalam waktu kurang dari lima menit, konser terbesar mereka sejauh ini.
Momentum itu mengarah langsung ke tahun 2026, saat’ More Time’ dirilis bersamaan dengan rangkaian show di Asia dan tur headline di Inggris pada September. Dengan produksi yang menyeberangi tiga kota: direkam di London, di-mix di Los Angeles, dan diselesaikan di Jakarta, album ini menjadi pernyataan paling tegas Elephant Kind.
Mereka tidak hanya membawa musik baru, tetapi juga menghadirkan gambaran tentang bagaimana band ini terus berkembang, mengasah identitas, dan menatap panggung dunia dengan keyakinan yang lebih mantap.

