International

Sevendust Rilis “Threshold”, Lanjutkan Narasi Gelap Dari “Fence”

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

Sevendust band

Menjelang perilisan album studio ke-15 mereka yang bertajuk ‘ONE‘ pada 1 Mei, Sevendust kembali memperkenalkan materi terbaru lewat single “Threshold”.

Band yang digawangi Lajon Witherspoon (vokal), Clint Lowery (gitar), John Connolly (gitar), Vince Hornsby (bass), dan Morgan Rose (drum) ini kembali menghadirkan lagu dengan energi kuat dan muatan emosional yang padat, diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam penampilan live mereka.

“Threshold” menampilkan karakter khas Sevendust yang memadukan groove berat dengan intensitas melodi yang tajam. Liriknya bergerak di wilayah yang konfrontatif, menggambarkan tekanan yang mendorong seseorang hingga batasnya.

Dengan pendekatan vokal yang penuh emosi, Witherspoon menyuarakan kegelisahan tersebut lewat kalimat yang terasa langsung dan personal. Lagu ini kini sudah tersedia di berbagai platform streaming digital dan dianggap sebagai salah satu rilisan yang menonjol dalam perjalanan panjang band ini.

Video musik yang menyertai lagu ini juga melanjutkan narasi visual yang sebelumnya diperkenalkan dalam video “Fence”. Animator Ollie Jones kembali terlibat, membawa cerita ke arah yang lebih gelap. Dalam alur cerita, seorang agen musik yang serakah memaksa tim manajemen untuk menggali kembali anggota band yang telah membusuk dan menghidupkan mereka demi kepentingan tur.

Dengan bantuan zat misterius yang sama, Sevendust kembali “hidup” dan dipaksa menjalani serangkaian pertunjukan yang sepenuhnya dikendalikan oleh sang agen. Video tersebut diakhiri dengan situasi di mana band berada di bawah kontrol penuh, menyisakan tanda tanya tentang kelanjutan ceritanya.

Sevendust credit Chuck Brueckmann

Album ‘ONE’ dirancang sebagai kelanjutan dari identitas musikal Sevendust yang terus berkembang, tanpa melupakan akar mereka. Dari riff pembuka yang agresif di lagu utama hingga penutup vokal yang lebih atmosferik di “Misdirection”, album ini membawa pendengar melalui berbagai spektrum emosi. Beberapa lagu seperti “One” dan “We Won” diperkirakan akan sejajar dengan materi klasik mereka, sekaligus memperluas cakupan suara band.

Sebelumnya, single pertama dari album ini, “Is This The Real You”, dirilis pada bulan Januari dan mendapatkan respons positif dari pendengar serta kritikus. Video musiknya yang disutradarai oleh Paul Ribera telah mencatat lebih dari 1,3 juta penayangan dalam waktu kurang dari enam minggu, menunjukkan tingginya antisipasi terhadap rilisan terbaru mereka.

Sejak dibentuk pada tahun 1994, Sevendust telah menjadi salah satu nama penting dalam musik metal modern, dikenal karena performa panggung yang eksplosif dan konsistensi dalam menjaga identitas musikal mereka. Melalui ‘ONE’, band ini kembali menegaskan komitmen tersebut, sambil terus membuka ruang untuk eksplorasi yang lebih luas.

Album ini akan dirilis melalui Napalm Records dan sudah tersedia untuk pre-order dalam berbagai format, termasuk unduhan digital. Sementara itu, Sevendust juga sedang menjalani rangkaian tur untuk mendukung perilisan ini. Mereka baru saja menyelesaikan tur di Inggris sebagai pembuka untuk Alter Bridge, sebelum melanjutkan perjalanan ke Amerika Serikat.

Tur utama di AS dijadwalkan dimulai pada 16 April di Carterville, Illinois, dan berakhir pada 20 Mei di Knoxville, Tennessee. Dalam rangkaian ini, mereka akan didampingi oleh Atreyu, Fire From The Gods, dan American Adrenaline sebagai penampil pembuka. Sevendust juga dijadwalkan tampil di sejumlah festival besar seperti Welcome To Rockville dan Sonic Temple untuk memperkuat kehadiran mereka di panggung metal dunia tahun ini.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *