International

Single “Master of Deceit” Perkuat Reputasi Heriot Di Skena Metal Internasional

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

Heriot Band
Heriot (credit: Harry Steel)

Band heavy metal asal Inggris, Heriot, kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu nama yang paling menjanjikan di skena metal modern dengan perilisan single terbaru berjudul “Master of Deceit”. Lagu ini dirilis bersamaan dengan versi deluxe dari album debut mereka yang telah mendapatkan banyak pujian, ‘Devoured by the Mouth of Hell’, yang kini dirilis ulang melalui Century Media Records.

“Master of Deceit” mengangkat tema tentang bagaimana pengalaman manusia perlahan-lahan tergerus oleh tekanan konformitas dan rasa takut.

Dalam pernyataan resminya, Heriot menjelaskan bahwa lagu ini menyoroti memudarnya individualitas, ketika seseorang didorong untuk mengabaikan pengalaman pribadi, emosi, dan keyakinan mereka sendiri. Melalui lirik yang tajam dan atmosfer sonik yang gelap, band ini mempertanyakan sejauh mana manusia bersedia berkompromi sebelum mencapai titik tanpa kembali.

Secara produksi, single ini digarap bersama Erik Bickerstaffe, yang dikenal lewat karyanya dengan Loathe, sementara proses mixing dan mastering ditangani oleh Randy LeBoeuf, sosok di balik sejumlah rilisan band keras seperti Kublai Khan TX dan The Acacia Strain. Hasilnya adalah komposisi yang padat, agresif, dan presisi, dengan lapisan gitar berat serta dinamika ritmis yang menekan.

Harry Steel

Single ini melanjutkan momentum yang dibangun sejak rilisnya “Commander of Pain” pada November 2025, sebuah penghormatan Heriot terhadap death metal era 90-an. Kedua lagu tersebut menunjukkan kecenderungan band dalam meramu ekstremitas sonik dengan pendekatan modern, memperluas spektrum musikal mereka tanpa kehilangan identitas.

Aktivitas panggung Heriot terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Setelah menyelesaikan tur pertama mereka di Amerika Utara sebagai band pembuka untuk Trivium dan Jinjer, mereka kini dijadwalkan untuk tampil dalam dua konser spesial di Inggris bersama SikTh, yang merayakan 20 tahun album ‘Death Of A Dead Day’.

Selain itu, Heriot juga akan mengadakan pertunjukan intim di kampung halaman mereka di Swindon pada 25 Februari, sebelum bergabung dalam rangkaian tur bersama Nails dan Converge untuk beberapa tanggal terpilih.

Dengan materi baru dan jadwal tur yang padat, Heriot semakin mengukuhkan reputasi mereka sebagai kekuatan baru di kancah metal Inggris.

Perilisan “Master of Deceit” sekaligus versi deluxe ‘Devoured by the Mouth of Hell’ memperlihatkan band ini sedang berada dalam fase produktif, menghadirkan eksplorasi tematik dan sonik yang semakin tajam bagi pendengar di seluruh dunia.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *