New Albums

Slakter Tancapkan Agresi Di Album Debut ‘Infernal Exekution Reign’

Profile photo ofArduino

Diterbitkan

pada

Slakter

Slakter, unit thrash metal asal Semarang yang berdiri sejak 2015, akhirnya merilis album penuh pertama mereka bertajuk ‘Infernal Exekution Reign’. Sejak awal kemunculannya, band ini konsisten beroperasi di wilayah thrash metal yang menitikberatkan pada tempo tinggi, riff agresif, dan intensitas tanpa kompromi. Album debut ini memperlihatkan bagaimana visi tersebut dipertahankan sekaligus diperluas.

‘Infernal Exekution Reign’ mengangkat tema perang, penistaan, dominasi, serta sisi paling kelam dari manusia. Secara musikal, thrash metal tetap menjadi fondasi utama. Riff-riff tajam berpadu dengan gebukan drum yang nyaris tanpa ruang jeda, menciptakan aliran energi yang terus mengalir dari satu lagu ke lagu berikutnya. Tidak ada banyak ruang untuk bernapas; album ini dibangun sebagai rangkaian serangan yang berkelanjutan.

Pengaruh band-band seperti Kreator dan Sepultura pada era awal terasa jelas dalam pendekatan Slakter. Tapi agresi yang mereka tampilkan tidak semata bertumpu pada kecepatan. Ada kepadatan komposisi yang membuat setiap bagian terdengar berat dan menghimpit. Unsur death metal dan black metal disisipkan untuk mempertebal karakter, menghadirkan atmosfer yang lebih gelap dan ekstrem tanpa menggeser identitas thrash yang menjadi inti mereka.

Band Slakter

Di antara deretan lagu, terdapat dua nomor yang melangkah lebih jauh dari pakem thrash konvensional. Keduanya dibangun dengan riff kromatik serta suasana yang lebih menekan, membawa nuansa ke arah proto-death metal yang lebih opresif. Pendekatan ini memperlihatkan keberanian Slakter mengeksplorasi spektrum ekstrem yang lebih luas, sekaligus menjaga kesinambungan karakter keseluruhan album.

Seluruh proses rekaman, mixing, hingga mastering ditangani secara mandiri oleh Slakter. Keputusan ini memberi mereka kontrol penuh atas arah produksi dan warna suara yang ingin dicapai. Hasilnya adalah produksi yang terdengar mentah namun terarah, selaras dengan semangat agresif yang mereka usung.

Untuk aspek visual, artwork digarap oleh Timbul Cahyono dalam format lukisan manual, bukan digital. Pilihan tersebut memperkuat kesan independen sekaligus menghadirkan sentuhan artistik yang lebih organik.

Slakter Infernal Exekution Reign

Slakter ‘Infernal-Exekution-Reign’ (credit: Timbul Cahyono)

Berbeda dengan EP ‘Warmageddon‘ yang sebelumnya dilepas dalam format digital, ‘Infernal Exekution Reign’ hanya tersedia secara fisik dan rilisan digital terbatas. Album fisik dirilis dalam bentuk kaset melalui Tarung Records di Indonesia serta format CD lewat Witches Brew, label musik keras asal Jerman. Hingga saat ini, Slakter belum memberikan kepastian apakah album penuh perdana mereka juga akan hadir di seluruh platform digital.

Melalui ‘Infernal Exekution Reign’, Slakter menempatkan posisi mereka sebagai salah satu nama yang konsisten menjaga api thrash metal di kancah lokal, sambil membuka ruang bagi eksplorasi yang lebih ekstrem tanpa kehilangan akar agresinya.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *