New Albums

Stink Breath Rilis “Best On 70’s”, EP Tentang Masa Muda Dan Punk Yang Membentuk Mereka

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

Stink Breath Gresik
Stink Breath (doc Band)

Setelah memperkenalkan diri lewat single “Problema” pada 2019, Stink Breath perlahan membangun pijakan musikal yang menjadi fase peralihan mereka. Dari ketertarikan awal pada melodic punk, band ini bergerak menuju karakter punk rock era 90-an yang lebih lugas, mentah, dan jujur.

Menutup perjalanan mereka sepanjang 2025, unit punk rock asal Gresik tersebut resmi merilis EP terbaru bertajuk “Best On 70’s”, sebuah rilisan yang merekam ingatan kolektif, energi masa muda, serta akar punk yang membentuk identitas mereka sejak awal.

Stink Breath berdiri pada 2016 dengan nama Stupid Boy, setahun kemudian memilih mengganti identitas dan lahir sebagai Stink Breath. Tumbuh dari kultur gigs lokal dan etos DIY yang kuat di Gresik, perjalanan mereka tidak pernah lepas dari panggung-panggung kecil, pertemanan, serta pengalaman remaja yang dekat dengan keseharian.

Formasi band ini tetap terjaga hingga kini, dengan Ari mengisi vokal dan gitar, Jangki pada bass sekaligus vokal tambahan, serta Ajich di belakang drum.

EP “Best On 70’s” memuat empat nomor, yaitu “Punk Menengah Atas”, “Best On 70’s”, “Gigs Akhir Pekan”, dan satu bonus track yang secara khusus disiapkan untuk menutup keseluruhan cerita. Alih-alih berdiri sendiri, keempat lagu tersebut saling terhubung dalam satu alur narasi.

Band punk Stink Breath

Stink Breath menghadirkan kisah tentang bagaimana mereka pertama kali bersentuhan dengan musik punk, merasakan rasa memiliki, hingga akhirnya menemukan ruang yang mereka sebut rumah.

Di dalamnya tersimpan potret kenakalan khas usia remaja, kegembiraan menemukan band favorit, ingatan samar dari gigs akhir pekan, serta momen-momen sederhana yang menumbuhkan kecintaan pada kebisingan dan kebebasan. EP ini terasa seperti usaha menangkap ulang perasaan polos dan energi liar yang hanya hadir sekali, saat musik punk pertama kali masuk ke kepala dan perlahan mengubah cara memandang dunia.

Melalui “Best On 70’s”, Stink Breath menyampaikan pandangan mereka tentang punk. Bagi mereka, punk bukan hanya tentang distorsi keras atau tempo cepat. Punk adalah perjalanan personal yang mencakup tempat, orang, dan pengalaman kecil yang membentuk karakter seseorang seiring waktu. Perspektif ini terasa kuat dalam lirik dan pendekatan musik yang mereka pilih, sederhana tapi penuh makna.

Rilisan ini bisa dilihat sebagai jembatan antara masa lalu dan langkah ke depan. Ini adalah penghormatan terhadap akar yang membesarkan mereka, sekaligus pernyataan bahwa Stink Breath siap melangkah maju tanpa melupakan dari mana mereka berasal.

Lagu-lagu di dalam EP ini memotret kehidupan remaja, hiruk-pikuk kota kecil, serta worldbuilding punk yang sejak awal membentuk identitas Stink Breath, dan kini dirangkum rapi dalam satu babak penting perjalanan mereka.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *