New Tracks

The Young Liars Kembali Setelah Satu Dekade Lewat “Rêverie”

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

The Young Liars

Setelah satu dekade tanpa rilisan baru, band indie rock asal Jakarta, The Young Liars, kembali muncul ke permukaan dengan single terbarunya berjudul “Rêverie“. Dirilis pada 25 Juli 2025, lagu ini menjadi momen penting dalam perjalanan musik mereka, sebuah pernyataan bahwa meski sempat menghilang, The Young Liars belum selesai.

Dibawakan dalam dua bahasa, Inggris dan Prancis, “Rêverie” menjadi penanda eksplorasi baru dalam penulisan lirik dan pendekatan musikal mereka. Lagu ini sepenuhnya diproduksi oleh anggota band tanpa campur tangan dari pihak luar, hal ini menunjukkan bahwa mereka tetap mengendalikan estetika dan arah musik yang mereka pilih.

Tidak banyak band yang bisa kembali setelah lama vakum dan memilih untuk melakukan semuanya sendiri. Tapi The Young Liars berhasil melakukannya, dan itu terasa dalam setiap lapisan suara yang mereka hadirkan

Band The Young Liars

Secara musikal, “Rêverie” dibuka dengan beat drum yang simpel namun efektif, diiringi bass repetitif yang memberi rasa mengalir. Groove-nya terasa ringan di permukaan, tapi menyimpan ketegangan emosional yang perlahan-lahan terurai. Di beberapa bagian, gitar masuk secara tak terduga dengan riff tajam dan dingin, membuat lagu ini terasa sinematik, seperti scoring untuk memori yang samar.

Suasana ini diperkuat oleh karakter vokal yang terdengar rapuh. Nada-nadanya seolah mencari arah dalam kabut. Vokalnya tidak diarahkan untuk menjadi dramatis, tetapi justru karena kejujuran dan kebingungan itulah, “Rêverie” terasa hidup. Lagu ini tidak memberikan jawaban, melainkan membuka ruang untuk pertanyaan.

Cerita di balik lagu ini cukup menarik. “Rêverie” dimulai dari ide sederhana: pola drum yang direkam secara spontan pada tahun 2017. Saat itu, tidak ada rencana yang serius. Tapi seperti kebanyakan karya yang tumbuh dari insting dan kesabaran, lagu ini berkembang secara perlahan.

Bagian demi bagian, dari bass, gitar, hingga vokal, ditambahkan secara organik dalam kurun waktu beberapa tahun. Lagu ini sebenarnya telah rampung sejak 2022, namun tertunda karena berbagai faktor, termasuk kesibukan masing-masing anggota dan keraguan soal kapan waktu rilis yang tepat.

The Young Liars Band

“Rêverie” menghadirkan warna yang agak berbeda dibanding karya-karya mereka sebelumnya. Kalau di album debut ‘Rue Massena‘(2015) mereka lebih banyak bermain dengan struktur yang dinamis dan tempo yang bervariasi, kali ini The Young Liars terasa lebih tenang dan tajam. Groove menjadi elemen utama, atmosfer menjadi ruang, sementara gitar dan vokal bekerja seperti kilatan emosi yang datang sesekali.

Namun meskipun ada pergeseran gaya, DNA The Young Liars masih terasa kuat. Mereka masih bermain dengan tensi, dengan dinamika, dengan lapisan-lapisan suara yang saling membangun dan menahan. Rasanya seperti bertemu teman lama yang tidak berubah secara prinsip, tapi kini berbicara dengan nada yang lebih sabar dan dewasa.

Bagi mereka yang mengikuti band ini sejak awal, “Rêverie” adalah kepulangan yang mengejutkan tapi menyenangkan. Dan bagi pendengar baru, ini bisa jadi pintu masuk yang menarik menuju diskografi The Young Liars.

Dalam banyak hal, “Rêverie” tidak hanya menjadi lagu, tapi juga simbol: titik balik dari masa hening menuju arah baru yang belum diketahui, tapi layak untuk ditunggu.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *