International
“Thirst Trap” Jadi Pembuka Era Baru Audrey Hobert Dalam Album ‘Who’s the Clown?’
Audrey Hobert resmi menandai langkah besarnya di dunia musik dengan merilis album debut bertajuk ‘Who’s the Clown?’ pada 15 Agustus 2025 melalui RCA Records. Di hari yang sama, ia juga meluncurkan video musik “Thirst Trap” yang disutradarai sendiri.
Album ini menjadi salah satu rilisan yang paling dinantikan sejak Hobert meraih perhatian besar lewat single pertamanya, “Sue me”. Lagu tersebut bukan hanya viral, tetapi juga menjadi penanda awal kehadiran Audrey di kancah musik pop alternatif.
Dengan lebih dari 33 juta kali pemutaran dan video yang sudah ditonton lebih dari 850 ribu kali, “Sue me” memberi landasan kuat bagi perjalanan kariernya. Single itu kemudian diikuti oleh “Bowling Alley” dan “Wet Hair”, yang semakin menegaskan posisinya sebagai talenta baru dengan karakter suara dan penulisan lagu yang unik.
Antusiasme terhadap karya debut ini pun tercermin dari sambutan penonton di panggung live perdananya pada Juni lalu. Tiga pertunjukan di New York, Los Angeles, dan London berhasil membukukan penjualan tiket yang mengesankan. Hal ini menegaskan bahwa resonansi musik Audrey tidak terbatas pada platform digital semata, melainkan juga hadir dalam energi pertunjukan langsungnya.
‘Who’s the Clown?’ merupakan wujud eksplorasi penuh Audrey terhadap identitas artistiknya. Selama setahun terakhir, ia menggarap proyek ini bersama produser Ricky Gourmet. Album ini juga menjadi catatan penting karena untuk pertama kalinya, seluruh lagu ditulis Audrey untuk dirinya sendiri, bukan untuk orang lain.
Judul dan konsep album bahkan datang secara spontan, ketika ia terbangun di pagi hari dan mencatat ide itu sebelum kemudian merajutnya menjadi koleksi lagu yang lahir di berbagai momen: di meja kerja, di Notes ponselnya, saat berjalan, atau sekadar di meja kedai kopi.
Perjalanan Audrey menuju album ini tak lepas dari latar belakangnya sebagai penyanyi, penari, dan pelaku teater musikal. Dunia penulisan lagu mulai ia masuki berkat sahabat masa kecil sekaligus teman sekamarnya, Gracie Abrams. Bersama Abrams, ia ikut menciptakan beberapa nomor penting dalam album ‘The Secret of Us’, termasuk “I Love You, I’m Sorry” dan “Risk” yang video musiknya juga ia sutradarai. Ia pun ikut menorehkan jejak dalam hit global Abrams, “That’s So True”.
Awalnya, Audrey sempat menandatangani kontrak publishing yang membuatnya berpikir untuk serius menulis lagu bagi proyek televisi. Namun, semakin jauh ia menyelami proses kreatif, semakin jelas bahwa musik adalah rumahnya yang sebenarnya. Dari kesadaran itulah ‘Who’s the Clown?’ lahir, sebuah karya yang menampilkan sisi paling jujur dan personal dari dirinya.
Album debut ini bukan hanya menegaskan posisi Audrey Hobert sebagai pendatang baru yang berpotensi besar, tetapi juga memperlihatkan bahwa perjalanan seorang musisi kadang dimulai dari langkah-langkah kecil, catatan acak, hingga akhirnya tumbuh menjadi karya penuh yang bisa dimiliki banyak orang. Kini setelah perjalanannya, musik yang awalnya begitu pribadi itu resmi menjadi milik publik.
‘Who’s the Clown?’ sudah tersedia di seluruh platform musik digital atau di tautan ini.


