International

Worm Rilis Single “Blackheart” Dengan Nuansa Vampir Bergaya Gothic

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

Worm

Di tengah kebiasaan band metal yang sering tampil monoton dalam foto promosi dan materi visual, Worm justru hadir dengan pendekatan yang berbeda. Duo metal asal Miami ini kembali mencuri perhatian lewat rilisan terbaru mereka yang menegaskan identitas yang kuat, baik dari segi musik maupun estetika.

Setelah sebelumnya memperkenalkan lagu panjang berjudul “Necropalace”, Worm kini melepas single lanjutan bertajuk “Blackheart”, sebuah nomor delapan menit yang terasa lebih mudah dicerna tanpa kehilangan karakter gelap mereka.

“Blackheart” menjadi pengantar berikutnya menuju ‘Necropalace’, album penuh pertama Worm bersama label baru mereka, Century Media, yang dijadwalkan rilis pada 13 Februari 2026.

Jika track utama album berdurasi 12 menit menampilkan sisi ritualistik dan atmosferik yang pekat, “Blackheart” hadir dengan pendekatan yang lebih emosional dan dramatis. Lagu ini menonjolkan sisi gothic doom Worm yang justru terasa indah, dengan pembangunan dinamika yang berani dan sinematik.

“Blackheart” menarik karena keberaniannya menjelajahi wilayah yang sering dihindari oleh band metal underground. Worm tidak ragu untuk mendorong emosi hingga ke puncaknya, menciptakan ledakan klimaks yang teatrikal tanpa takut terdengar berlebihan.

Worm Band

Hasilnya adalah lagu yang gelap tapi tetap terdengar romantis, dengan nuansa yang mengingatkan pada estetika film vampir era 80-an. Tidak berlebihan jika lagu ini terasa seperti soundtrack alternatif untuk The Lost Boys, dengan atmosfer malam, darah, dan kesepian yang kental.

Vokalis Worm, Phantom Slaughter, menyebut “Blackheart” sebagai sebuah balada cinta vampir bergaya gothic. Lagu ini membawa warna emosi yang berbeda dibandingkan track lain di album. Liriknya menggambarkan perasaan terasing dan kehilangan yang dialami oleh “anak malam”, sosok yang hidup di pinggiran dunia.

Secara musikal, “Blackheart” menggabungkan pengaruh Katatonia dari era Avantgarde Music dengan sentuhan Fields Of The Nephilim, serta nuansa AOR dingin ala FM (UK), Strangeways, dan Harem Scarem. Akar Florida mereka tetap terasa, dengan referensi halus ke Death dari era Symbolic dan Crimson Glory..

Seperti lagu “Necropalace”, “Blackheart” juga hadir bersama video musik yang kental nuansa teatrikal. Video ini digarap oleh Norman Cabrera, sosok veteran di dunia metal yang dikenal sebagai sutradara sekaligus seniman efek khusus dan tata rias.

Dengan “Blackheart”, Worm kembali menunjukkan bahwa mereka bukan hanya band metal dengan gimmick horor, tapi proyek yang serius mengolah emosi, atmosfer, dan referensi lintas era. ‘Necropalace’ pun semakin menjanjikan sebagai album yang patut ditunggu.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *