New Tracks
Arkhanova Melesatkan “Aku”, Single Perdana Yang Menantang Ekspektasi
Dari jantung Kota Bandung, gelombang baru metal progresif Indonesia lahir melalui Arkhanova. Trio kontemplatif yang terdiri dari Ardianto (ArdSumargono) pada gitar dan vokal, U. Kartiwa (Pipa Zei) di gitar dan vokal, serta Agriansyah Ramadhan (Agree) di bass, melepas karya perdana mereka: single potensial berjudul “Aku“.
“Aku” merupakan dentuman deklaratif yang sarat muatan kesadaran, dirancang untuk menggugah pendengarnya keluar dari belenggu identitas palsu. Karya ini merupakan hasil kolaborasi antara lirik dan komposisi yang ditulis oleh Pipa Zei dan ArdSumargono, sebagai respons terhadap tekanan sosial yang sering kali memaksa individu untuk berpura-pura demi diterima.
Di tengah realitas yang dipenuhi ilusi dan ekspektasi dari luar, “Aku” menjadi teriakan ajakan untuk berani menolak menjadi versi orang lain dan sepenuhnya merangkul keaslian diri.
Arkhanova menegaskan diri bukan hanya proyek musik sesaat. “Aku” dimaknai sebagai nyala awal dari serangkaian karya yang dirancang untuk menarik pendengar masuk ke dalam pusaran refleksi yang paling dalam, menemukan jati diri, sekaligus membangkitkan kesadaran akan eksistensi mereka dalam kancah musik tanah air.
Proses kelahiran “Aku” dimulai dari kegelisahan Pipa Zei mengenai penolakan lingkungan terhadap keautentikan dirinya. Keresahan ini menemukan resonansi yang kuat saat ia berdiskusi dengan ArdSumargono dan Agree, yang ternyata memiliki pemikiran serupa.
Hanya dalam kurun dua minggu, mulai dari rekaman di studio pribadi ArdSumargono hingga tahap mixing dan mastering, lagu tersebut rampung.
Sebagai band yang mengusung metal progresif kontemplatif, Arkhanova dengan sengaja menghindari formula repetitif yang umum dalam struktur lagu populer. Mereka mengusung konsep storytelling yang kuat, menggambarkannya seperti menonton film di mana setiap segmen (bar) musik menonjolkan dinamika emosional yang ingin disampaikan per bait, terasa hidup dan mengalir tanpa terjebak dalam kompleksitas yang berlebihan.
Secara sonik, mereka membangun semangat pembebasan melalui frekuensi suara yang gahar dan lirik yang membakar. Selama proses kreatif, mereka mengaku banyak menyelami karya band-band internasional seperti Sleep Token, Gojira, Periphery, dan Dream Theater, serta mendapatkan warna tak terduga dari pianis jazz Armenia, Tigran Hamasyan. Hal ini menunjukkan apresiasi mereka terhadap kompleksitas musikal lintas genre.
“Aku” bukanlah titik akhir, melainkan pembuka jalan. Arkhanova telah bersiap dengan karya-karya berikutnya yang rencananya akan dikemas dalam sebuah Extended Play (EP).
Single “Aku” telah tersedia di berbagai platform streaming digital global via Hypogene Records sejak 28 Mei 2025, sementara video musik pendukungnya dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi band.
Dengan “Aku”, Arkhanova tidak hanya memperkenalkan diri; mereka melempar tantangan musikal dan filosofis, mengajak setiap pendengar untuk berdiri tegak dalam kebenaran diri mereka sendiri di tengah hingar-bingar dunia.


