New Tracks
Blekedet Membawa Punk ke Level Satir Lewat Single “Rahmat Galon”
Blekedet, band asal Yogyakarta yang menamakan diri mereka sebagai penganut aliran Humor Comedy Punk (HCP), muncul membawa warna baru dalam skena punk lokal. Diisi oleh lima mahasiswa yang mengaku “bersertifikat lucu”, mereka memadukan energi keras punk, riff rock yang bertenaga, dan selera humor yang absurd dalam satu paket yang tak bisa ditebak.
Band ini resmi terbentuk pada April 2025, lahir dari kegelisahan para personelnya yang merasa tak lagi cocok dengan band lama mereka karena tidak memberi ruang cukup untuk menyalurkan sisi komedi dan spontanitas.
Dalam perjalanannya, Blekedet ingin membuktikan bahwa musik punk tak harus selalu serius dan gelap. Lewat pendekatan satire dan keseharian yang jenaka, mereka menciptakan bentuk hiburan alternatif yang tetap bising, berisik, dan menggigit, tapi dengan tawa di sela-selanya. Gagasan itu mereka tuangkan lewat single perdana bertajuk “Rahmat Galon”, yang sudah dirilis ke berbagai platform digital.
“Rahmat Galon” memperkenalkan Blekedet dalam bentuk paling mentah: cepat, penuh distorsi, dan tak kenal rem. Dengan tempo yang menghentak dan gebukan drum yang rapat, lagu ini menunjukkan sisi hardcore-punk yang mereka anut, terinspirasi dari band seperti TabrakLari, Sukses Lancar Rejeki, Fisip Meraung, dan Black Teeth. Namun di balik agresi musiknya, ada lapisan humor yang khas, sesuatu yang membuat mereka menonjol di tengah band punk lain.

Lagu ini berkisah tentang sosok tukang galon bernama Rahmat (nama samaran) yang memiliki kepribadian problematik dan penuh drama. Melalui bahasa yang lugas dan eksplisit, Blekedet menyalurkan uneg-uneg mereka dengan cara yang kocak dan jujur.
Setiap baitnya seperti potongan obrolan nongkrong yang dibumbui satire sosial, tapi tetap terdengar menyenangkan. Cerita absurd dan jenaka yang mereka sampaikan terasa hidup, seolah pendengar ikut menyaksikan langsung kekacauan yang mereka nyanyikan.
Proses kreatif “Rahmat Galon” berlangsung secara kolektif. Hamzah Kurniawan menulis lirik, sementara aransemen musik digarap bersama oleh seluruh personel. Produksi single ini ditangani oleh Minaldi Andoyo, dengan rekaman dilakukan di Goldsky Records. Visual sampul digitalnya digarap oleh Hero Adika dan menampilkan karakter yang sama eksentriknya dengan isi lagunya, sebuah representasi visual dari semangat “tidak serius tapi total” yang jadi identitas Blekedet.
Dengan semangat yang nyeleneh tapi terarah, Blekedet membuka lembaran baru bagi punk Yogyakarta. Mereka memanfaatkan humor bukan hanya sebagai bahan tawa, tapi juga sebagai senjata kritik yang segar dan efektif.
“Rahmat Galon” menjadi pembuka yang cukup berani, dan kalau ini baru awal, tampaknya Blekedet punya banyak bahan ledakan lain yang siap mereka lepaskan di panggung gigs berikutnya.
Single “Rahmat Galon” kini sudah tersedia di seluruh platform digital, mengundang siapa pun yang ingin tertawa sekaligus headbang dalam satu waktu.