New Tracks

BLUMS Dan Rand Slam Luncurkan Rap-Grunge Tajam Dalam “Mata Pisau”

Profile photo ofArduino

Diterbitkan

pada

BLUMS

Perpaduan antara musik rock dan rap mungkin bukan hal yang umum di dunia musik Indonesia. Namun itulah yang membuat langkah BLUMS terasa unik, menarik dan segar.

Band asal Bandung ini menggandeng rapper Rand Slam dalam single terbarunya yang berjudul “Mata Pisau”, sebuah rilisan yang secara berani meramu semangat grunge dengan kepiawaian liris khas hip-hop. Di saat banyak musisi hanya menjadikan unsur rap sebagai pemanis atau selipan, kolaborasi ini terasa seperti sebuah karya penuh niat dan perhitungan.

“Mata Pisau” dirilis pada 30 Juli 2025 dan menjadi single ketiga dari BLUMS, yang juga menandai langkah penting menjelang peluncuran album debut mereka yang direncanakan keluar tahun ini. Dalam durasi lima menit, lagu ini mengeksplorasi energi rock yang dinamis.

Alih-alih mengikuti pola umum rap-rock dengan riff yang generik dan beat yang mudah ditebak, BLUMS menghadirkan musik yang hidup, penuh dinamika, dan tetap terhubung dengan akar grunge mereka.

BLUMS Dan Rand Slam

BLUMS Dan Rand Slam

Dari sisi lirik dan delivery, Rand Slam tampil solid sejak verse pertama. Ia menyuguhkan dua puluh bar dengan pilihan kata yang reflektif, puitis, dan personal.

Ia bicara tentang kegelisahan, keraguan, dan titik-titik tajam dalam hidup yang kerap datang tanpa aba-aba. Di tangan Rand, rap bukan sekadar pengisi jeda, melainkan bagian utama dari struktur naratif lagu. Flow-nya terukur, namun penuh tekanan emosional, seolah memantulkan getaran musik yang mengalun di belakangnya.

BLUMS sendiri berhasil menjaga agar porsi instrumental tidak mendominasi ataupun kalah saing dengan vokal Rand. Mereka menggunakan riff-riff grunge yang mengingatkan pada era awal ’90-an, tapi dengan pendekatan yang lebih modern dan bersih. Drumnya tidak hanya jadi penopang ritme, tapi turut mengangkat dinamika lagu, berjalan dengan groove yang membuatnya tetap menggigit meski di tengah mid-tempo.

Meski terdengar berat dalam tema dan tone, “Mata Pisau” justru terasa ringan di telinga. Ini bukan berarti dangkal, melainkan karena keseimbangan antara elemen rock dan rap disusun dengan cermat. Tidak berlebihan, tapi juga tidak bermain aman. Lagu ini seperti sebuah narasi sonik untuk hari-hari yang gelap, yang justru butuh lagu semacam ini sebagai teman perjalanan.

Koaborasi BLUMS Dan Rand Slam

Kehadiran “Mata Pisau” jelas menandai keseriusan BLUMS dalam menjelajahi ranah yang jarang disentuh di Indonesia. Ini bukan eksperimen satu kali lewat, melainkan semacam statement bahwa mereka siap menabrak batasan genre demi gagasan musikal yang lebih autentik dan berani.

Ditambah lagi, kolaborasi ini membuka kemungkinan untuk kolaborasi serupa di masa depan, bukan hanya untuk BLUMS, tapi juga bagi skena lokal yang mulai berani untuk keluar dari pola lama.

Untuk sekarang, “Mata Pisau” bisa dinikmati di berbagai layanan musik digital. Disarankan untuk didengarkan dengan volume yang maksimal agar seluruh tekstur bunyi, baik distorsi gitar maupun lapisan liriknya, bisa dirasakan secara penuh. Sebuah rilisan yang tidak hanya tajam di judul, tetapi juga dalam substansinya.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *