Flash News
Catharsis Club Siap Hidupkan Malam Jakarta Dengan Energi Elektronik Bertekanan Tinggi
Sevara World memperkenalkan sebuah konsep nightlife baru bertajuk Catharsis Club, yang berfokus pada intensitas pengalaman, pergerakan tubuh, serta pelepasan emosi dalam satu ruang yang dirancang secara khusus. Edisi perdananya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026 di Hotel Monopoli, dengan dukungan dari Maniasonic sebagai kolaborator.
Catharsis Club dirancang sebagai ruang yang berada di persimpangan antara kultur underground dan sensibilitas pop yang dikurasi secara cermat. Alih-alih sekadar pesta atau rave konvensional, acara ini diarahkan sebagai pengalaman yang lebih fisikal dan imersif. Musik tidak hanya hadir sebagai latar, tetapi menjadi pusat gravitasi yang mendorong interaksi antara suara, tubuh, dan atmosfer ruangan yang padat serta penuh energi.
Konsep yang diusung berasal dari gagasan catharsis, yaitu pelepasan tekanan melalui pengalaman bersama. Dalam praktiknya, setiap elemen acara dirancang dengan perhatian terhadap detail, mulai dari alur musik yang mengalir tanpa jeda, tata ruang yang rapat dan hangat, hingga visual yang memperkuat dinamika sepanjang malam. Pengunjung tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi juga menjadi bagian dari ritme yang terus bergerak.
Untuk edisi pertama, Catharsis Club menghadirkan lineup dengan spektrum luas di ranah musik elektronik, tapi tetap berada dalam satu garis energi yang saling terhubung. Nama-nama seperti Mairakilla, Oschie dari HardBassBash, Pasio, Sektronic, Bunna, serta KONSEPTAH akan mengisi malam tersebut dengan pendekatan masing-masing, mulai dari hard techno, breaks, acid, psytrance, hingga drum and bass dan hybrid club sound.

Mairakilla (press)
Sorotan utama jatuh pada Mairakilla yang didapuk sebagai headliner. DJ yang berbasis di Bali ini dikenal lewat penampilan intens dengan tempo tinggi dan eksplorasi bass yang agresif. Kehadirannya di Jakarta untuk satu malam ini membawa karakter set yang eksplosif, dengan permainan BPM cepat yang tetap terjaga alurnya. Set yang ia bawakan dirancang untuk mempertahankan momentum tanpa kehilangan fleksibilitas, selaras dengan arah pengalaman yang ingin dibangun Catharsis Club.
Meski berakar dari kultur underground, Catharsis Club tidak berusaha membatasi diri dalam eksklusivitas yang kaku. Fokusnya terletak pada kehadiran dan keterlibatan, di mana berbagai latar belakang penonton bisa bertemu dalam satu ruang yang sama dan berbagi energi secara langsung. Atmosfer yang dihadirkan cenderung gelap, tapi tetap memiliki daya tarik visual yang kuat, menciptakan lingkungan yang intens sekaligus magnetik.
Bagi Sevara World, penyelenggaraan edisi pertama ini bukan sekadar pembuka, tetapi juga pernyataan arah. Tidak ada pendekatan yang perlahan dalam memperkenalkan konsep ini. Pilihan menghadirkan Mairakilla sebagai pusat perhatian menunjukkan keinginan untuk langsung tampil dengan karakter yang tegas, berani mengambil risiko, serta menghadirkan pengalaman yang berbeda dari lanskap nightlife yang sudah ada.
Catharsis Club dirancang sebagai ruang di mana tekanan dilepas, ritme tubuh menemukan jalannya, dan momen kolektif tercipta dalam kepadatan ruang yang hidup. Di titik itulah, pengalaman yang ditawarkan tidak berhenti sebagai hiburan, melainkan berkembang menjadi sesuatu yang lebih personal dan komunal.
Tiket untuk acara ini telah tersedia melalui platform Megatix, seiring dengan antusiasme yang mulai terbentuk menjelang pelaksanaannya.
