New Tracks

((Depths)) Menggugat Sunyi Lewat Single “Unheard/Unseen”

Profile photo ofArduino

Diterbitkan

pada

((Depths))

Unit hardcore/powerviolence asal Purwokerto, ((Depths)), kembali menggedor ruang dengar dengan single terbaru berjudul “Unheard/Unseen“. Lagu ini pertama kali diperkenalkan lewat format video musik yang tayang pada 1 Juli 2025, sebelum akhirnya dirilis secara digital di berbagai platform streaming pada 1 Agustus 2025.

Tak sekadar menjadi rilisan tunggal, “Unheard/Unseen” juga disiapkan untuk masuk ke dalam album penuh mendatang, berdampingan dengan materi yang sudah dirilis sebelumnya, “Noise Abadi Dalam Telingamu” yang meluncur awal tahun ini.

“Unheard/Unseen” bukan sekadar amukan khas hardcore, tetapi juga sebuah pernyataan yang menyakitkan dan reflektif. ((Depths)) menyajikannya sebagai gambaran getir tentang kehancuran yang tak terhindarkan, tentang dunia yang diam-diam menuju tepi jurang.

Lagu ini bukan ditulis dari perspektif pemenang, melainkan dari sudut sunyi para korban, jeritan tanpa gema, luka yang luput terlihat, dan kebenaran yang terkubur di bawah lapisan kebohongan kolektif. Setiap ledakan riff, setiap dengus teriakan, dirancang untuk mewakili mereka yang telah disingkirkan dari sejarah, mereka yang hidup dan mati tanpa nama.

Band ((Depths))

Secara musikal, “Unheard/Unseen” menandai fase baru dalam eksplorasi sonik ((Depths)). Dibandingkan karya-karya awal mereka, lagu ini terdengar jauh lebih padat dan kompleks. Ada permainan tempo yang tak terduga, riff-riff gitar berdistorsi berat yang berakar dari pengaruh death metal Swedia, dan isian drum yang terdengar kencang dan rapat.

Permainan bass pun diberi ruang untuk menggema lebih lebar, memberikan bobot yang mempertegas intensitas lagu. Tak hanya itu, ((Depths)) juga mulai merambah ranah industrial, dengan lapisan-lapisan noise sintetis yang memperkaya suasana lagu tanpa mengurangi kekasarannya. Ini bukan hanya tentang menambah variasi, tapi juga soal pembuktian bahwa mereka tak takut bereksperimen.

Meski berangkat dari akar hardcore, ((Depths)) bukan band yang muncul dari tradisi skena konvensional. Proyek ini bermula dari ide iseng yang muncul dari Fariz Rahman (gitaris Monarch of Avarice), yang kemudian mengajak Faisal Nur Muhammad Basef (vokalis Eternal Desolator) untuk berkolaborasi di luar band utama mereka. Dari eksperimen kasual itu, ((Depths)) terbentuk secara resmi pada 2021.

Seiring waktu, proyek ini tumbuh menjadi band utuh dengan formasi baru. Masuknya Ariq Athollah (Flawless, Shorinji Fight) di bass dan Purwa Rekaharta (Evil Circle, Chaos Squad) di drum memperkuat formasi mereka. Pada awal 2023, ((Depths)) melepas dua karya perdana mereka: “Hatred Surge” dan “Puritan“, yang langsung mendapat sorotan di skena bawah tanah lokal karena karakter musiknya yang intens dan tanpa kompromi.

Kini ((Depths)) sudah berkembang menjadi entitas penuh dengan formasi terkini: Fariz (Monarch of Avarice), Faisal (Eternal Desolator), Jonathan (Konkuren), Wowo (Evil Circle/Apocalytic Decapitation), dan Ariq (Shorinji Fight).

Dengan rilis “Unheard/Unseen”, Depths tidak hanya menunjukkan perkembangan dari sisi aransemen dan produksi, tetapi juga memperluas narasi tematik mereka ke ranah yang lebih gelap dan politis. Lagu ini terasa seperti ledakan emosional yang ditulis dari sisa-sisa harapan yang hancur, dan dimainkan dengan energi yang hampir tak tertahan.

Di tengah skena musik Purwokerto yang semakin berkembang, ((Depths)) tampil sebagai suara yang berani dan tak takut menabrak batas.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *