New Tracks
Di Tengah Kebisingan Zaman, Jendral Kantjil Datang Membawa “Rutinitas Menuju Punah”
Setelah menutup tahun lalu dengan EP ‘Never Ending‘, trio rock asal Bekasi, Jendral Kantjil, kembali melangkah dengan karya baru berjudul “Rutinitas Menuju Punah”. Lagu ini bukan hanya meneruskan bab sebelumnya, tapi menjadi babak baru dalam perjalanan band yang telah berumur lebih dari dua dekade.
Dari awal berdirinya pada 2002 hingga kini, Jendral Kantjil tetap memelihara semangat rock yang keras kepala dan apa adanya, membawa semangat yang tumbuh dari kota industri dengan napas besi dan jalanan yang tak pernah sepi.
Bagi Gerry (vokal), Phitoy (gitar), dan Kenyon (drum), “Rutinitas Menuju Punah” adalah bentuk perenungan dan perlawanan sekaligus. Mereka tak lagi mengejar kesempurnaan teknis atau ambisi tren, melainkan menggali kembali esensi bermusik: bagaimana kebisingan bisa menjadi cermin dari keseharian yang menyesakkan.
Lagu ini lahir dari kesadaran akan pola hidup yang seragam, monoton, dan tanpa arah, sebuah rutinitas yang perlahan menggerus kemanusiaan itu sendiri.
Dalam proses kreatifnya, mereka menggandeng Rio Admodipuro untuk membantu penggarapan musik, menghadirkan dinamika baru yang memperkaya tekstur lagu tanpa menghapus identitas khas band ini.
Gerry tetap menjadi motor utama dalam penulisan lirik, sementara proses mixing dan mastering diserahkan kepada Yosbonar, yang sukses menghasilkan nuansa suara tegas dan berlapis. Ada energi yang mentah tapi terarah, seperti mesin pabrik yang berdenyut di antara teriakan dan dentuman drum.
Untuk memperluas dimensi karya, Jendral Kantjil juga menggandeng tim visual Overscene. Hasilnya bukan sekadar pelengkap, tapi perluasan semesta lagu ke ranah sinematik yang membuat pendengar tidak hanya mendengar, tapi juga merasakan atmosfer yang sama pekatnya dengan pesan yang mereka bawa.
“Lagu ini kami biarkan hidup di tangan pendengar,” ujar Gerry. “Kami tidak ingin memaksakan tafsir atau mengarahkan emosi terlalu jauh. Biarlah orang-orang menemukan maknanya sendiri, sejauh pengalaman dan keresahan mereka membawa.”
Pernyataan itu mencerminkan pendekatan baru band ini: lebih terbuka, lebih dewasa, dan lebih percaya diri dengan ruang interpretasi yang mereka ciptakan.
“Rutinitas Menuju Punah” menggambarkan Jendral Kantjil di fase yang lebih matang: tetap keras, tapi lebih terukur; tetap beringas, tapi dengan kesadaran yang lebih dalam. Lagu ini terdengar seperti perlawanan terhadap kejenuhan, tapi juga pengakuan terhadap kefanaan.
Di tengah perubahan arah musik rock dan dominasi gaya hidup serba cepat, mereka masih memegang teguh keyakinan bahwa suara distorsi dan vokal penuh emosi masih punya tempat dan makna.
Single “Rutinitas Menuju Punah” akan dirilis di seluruh platform digital pada 17 Oktober 2025. Sementara itu, video musik resminya akan tayang eksklusif di kanal YouTube Jendral Kantjil Band pada 20 Oktober.
Bagi mereka yang tumbuh bersama denyut rock dari Bekasi, rilisan ini seperti pengingat bahwa api lama itu belum padam, ia hanya berganti bentuk, lebih dalam dan lebih jujur dari sebelumnya.

