New Tracks
Eksplorasi Emosi Gelap Do Sepsa Dalam “Belum Pantas”
Do Sepsa kembali mengajak pendengar merenungi isi hati lewat single terbarunya, “Belum Pantas”. Lagu ini terasa seperti pintu masuk menuju kesadaran yang lebih jujur tentang hubungan, di mana pertanyaan “Kenapa kita tetap bersama?” perlahan berubah menjadi “Untuk apa semua ini dipertahankan?”. Ada rasa sakit yang tak lagi bisa ditutupi, dan itu yang coba diungkapkan Do Sepsa tanpa perlu berteriak.
“Belum Pantas” terasa sebagai momen paling intim dalam perjalanan mereka. Sebuah pengakuan bahwa “rasa” tidak selalu menjadi alasan untuk terus melangkah. Ada waktu di mana bertahan justru mengarah pada kehancuran diri. Do Sepsa tidak mencoba menggurui siapa pun, mereka hanya mengurai perasaan yang sering kita simpan sendiri di sudut terdalam kepala.
Lirik yang disusun oleh Daffa Rizqullah, sang bassis, terdengar muram tapi tetap puitis. Setiap baris seperti monolog dalam kepala seseorang yang menimbang kemungkinan akan masa depan yang tidak pernah jelas. Benturan antara hati yang ingin terus berjuang dan logika yang akhirnya harus mengakui kenyataan. Ketika hubungan tidak lagi memberi napas, satu-satunya jalan adalah mundur perlahan sambil tetap mencintai dalam diam.
Aransemen musik dikerjakan bersama seluruh personel dan melibatkan AdenRamma sebagai produser. Nuansa indie pop yang mereka usung terasa lebih matang. Permainan instrumen tidak berlebihan, justru memberi ruang yang luas bagi emosi untuk berbicara lebih dulu.
Vokal Muhammad Septian Saputra terdengar rapuh, seolah berada di titik peralihan antara berharap dan ikhlas. Setiap denting gitar Rezki Ramadan dan ketukan drum Dimas Andi Patria menyokong suasana gelisah yang menghantui lagu ini sampai akhir.
“Belum Pantas” menyajikan cermin bagi pendengarnya. Untuk mereka yang masih memeluk seseorang yang dicintai, tapi mulai sadar bahwa mencintai tidak harus selalu menggenggam. Do Sepsa mengajak siapa pun yang mendengarkan untuk berdamai. Bukan karena menyerah, tapi karena penghargaan terhadap diri sendiri layak lebih diutamakan daripada ilusi yang menyakiti perlahan.
Single ini sudah tersedia di seluruh platform musik digital sejak 1 November 2025, membuka langkah baru bagi band indie pop asal Jakarta Barat ini.
Do Sepsa, yang terdiri dari sahabat masa kecil dan membawa nilai spiritual dalam setiap langkah, terus memperluas perjalanan musikal mereka tanpa kehilangan kedekatan terhadap rasa manusiawi yang paling sederhana. Melalui lagu ini, mereka seperti ingin berkata: kadang yang terbaik adalah melepaskan sebelum luka tumbuh semakin dalam.
