New Albums
EP Debut The Conveni Chairs Perluas Lanskap Emo Revival Surabaya
Musik emo sejak lama kerap dipilih sebagai ruang aman untuk meluapkan emosi yang sulit diucapkan secara langsung. Dari rasa gelisah, kecemasan, hingga spektrum sentimental, semua menemukan jalannya lewat distorsi ringan dan lirik yang jujur. Semangat itu pula yang coba dihadirkan The Conveni Chairs, grup emo revival asal Surabaya, melalui debut EP bertajuk “3 Stages to Ruin Your Life Through Situationship”.
The Conveni Chairs, atau kerap disingkat TCC, diisi oleh tiga nama yang bukan wajah baru di skena indie dan emo Surabaya. Alwan Hilal mengisi gitar, dikenal lewat keterlibatannya di Reverie dan Firstrate. Rizqo Disarifianto memegang vokal dan bass, sebelumnya aktif bersama Brunobauer.
Sementara posisi gitar satunya ditempati Lambang Akbar, yang juga terlibat di Decemberism dan Firstrate. Formasi ini mempertemukan latar belakang berbeda dengan benang merah yang sama, ketertarikan pada emo yang reflektif dan personal.
Alwan menjelaskan bahwa proyek ini berangkat dari materi solo yang sudah ia kerjakan lebih dulu. Seiring waktu, lagu-lagu tersebut terus menumpuk tanpa wadah yang tepat. Di sisi lain, ada ruang kosong di antara jadwal panggung band-band lain yang mereka jalani.
Dari situ, ide untuk mengembangkan proyek emo bersama muncul secara organik. Rizqo dan Lambang kemudian diajak bergabung, mengubah proyek personal menjadi unit kolektif dengan arah yang lebih jelas.
Nama The Conveni Chairs lahir dari kebiasaan sederhana. Ketiganya sering menghabiskan waktu nongkrong di sebuah gerai konbini Jepang di Surabaya, duduk berjam-jam sambil berbagi referensi musik dan cerita hidup.
Dari obrolan santai itu, mereka menyadari kesamaan selera yang cukup spesifik dan jarang disentuh di kota ini. Emo revival dengan pendekatan ringan dan dekat dengan keseharian. Kursi-kursi konbini tempat mereka berbincang itulah yang akhirnya diabadikan sebagai identitas band.
Bagi TCC, emo tidak melulu soal merayakan kesedihan secara berlebihan. Mereka memandang genre ini sebagai medium untuk menerima kekalahan tanpa harus terjebak di dalamnya. Emosi negatif dianggap valid dan perlu dirasakan, tapi bukan untuk disangkal atau ditutupi.
Justru dengan mengalirinya perlahan, seseorang bisa kembali berdiri dan melanjutkan hidup. Sikap berani melangkah ke depan setelah jatuh itulah yang mereka anggap sebagai kemenangan kecil, sesuatu yang ingin mereka sampaikan lewat lagu-lagu di EP ini.
Secara musikal, The Conveni Chairs bergerak di jalur emo revival dengan rujukan pada band-band seperti Macseal, Anorak!, By the End of Summer, dan You Blew It!. Referensi mereka tidak berhenti di musik. Pengaruh sinema populer seperti (500) Days of Summer hingga Back to the Future ikut membentuk nuansa naratif yang hadir, terutama dalam cara mereka memotret relasi, harapan, dan kekecewaan yang datang silih berganti.
Sebelum EP ini dilepas, TCC lebih dulu memperkenalkan diri lewat single “Makes Waves” yang dirilis mandiri di Bandcamp pada 5 November 2025. Sambutan yang mereka terima menjadi dorongan untuk merampungkan mini album (EP) secara penuh.
Proses rekaman dilakukan pada akhir 2025 di Selfrecs Studio, dengan Alwan Hilal menangani peran ganda sebagai produser, perekam, hingga engineer mixing dan mastering. Artwork untuk sampul EP dikerjakan oleh Rizqo Disarifianto.
“3 Stages to Ruin Your Life Through Situationship” memuat tiga lagu dengan durasi total sekitar sepuluh menit. Rilisan ini sudah tersedia melalui Bandcamp dan berbagai platform streaming musik. Versi fisik berupa kaset, CD, serta merchandise direncanakan menyusul setelah perilisan digital.
Lewat EP ini, The Conveni Chairs memulai perjalanan mereka dengan pernyataan yang sederhana dan terasa dekat bagi siapa pun yang pernah terjebak dalam situasi emosional yang tak sepenuhnya jelas.
Support Gigsplay Dengan Saweria
