New Albums

Hazar Resmi Lepas Album Perdana ‘Minor Dramatic’ Di Awal 2026

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

Hazar

Unit hardcore crossover asal Bandung, Hazar, memulai tahun 2026 dengan sebuah tonggak penting dalam perjalanan mereka. Setelah hampir lima tahun berdiri dan melalui berbagai fase yang tidak selalu mulus, band ini akhirnya merilis album penuh perdana berjudul ‘Minor Dramatic’.

Album tersebut resmi dilepas secara digital pada 8 Januari 2026, sekaligus menjadi titik kulminasi dari proses panjang yang sempat tertunda. Sebelumnya, Hazar lebih dulu memperkenalkan single “Silang Sengketa” pada November 2025, yang kini hadir sebagai bagian integral dari album debut ini.

‘Minor Dramatic’ digarap oleh formasi terkini Hazar yang terdiri dari Dean di gitar, Koy di drum, Ipok di bass, dan Exan sebagai vokalis. Proses rekaman dilakukan di Teargas Lab, Bandung, studio yang cukup akrab dengan skena musik keras kota ini.

Album ini memuat sembilan nomor, dengan karakter yang padat dan langsung ke sasaran. Di dalamnya terdapat satu trek instrumental yang berfungsi sebagai jeda napas, serta satu lagu kolaborasi “Silang Sengketa” yang menghadirkan M. Irsyad R., gitaris Jeruji, sebagai musisi tamu. Untuk urusan visual, Hazar mempercayakan artwork album kepada Gustav InSuffer, yang menerjemahkan atmosfer album ke dalam rupa visual yang sejalan dengan tensi musiknya.

Secara musikal, Minor Dramatic bergerak di ranah hardcore dengan persilangan metal dan punk yang terasa jelas. Hazar tidak menutupi pengaruh dari band-band seperti Hatebreed, Power Trip, hingga Gojira, dan meramunya dengan pendekatan yang tetap berakar pada konteks lokal.

Riff-riff agresif, tempo yang menghantam, dan vokal yang lantang hadir sebagai medium utama untuk menyampaikan pesan. Album ini tidak terdengar sebagai eksperimen setengah jalan, melainkan hasil dari band yang tahu persis ke mana mereka ingin melangkah.

Band hardcore crossover Hazar

Dari sisi tema, ‘Minor Dramatic’ adalah cerminan kegelisahan sosial dan politik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari di Indonesia. Lirik-liriknya menyoroti rasa frustrasi terhadap sistem dan pemerintah yang sering dianggap mengabaikan kepentingan rakyat.

Nada kritik tersebut disampaikan dengan bahasa yang langsung dan emosional. Hazar berusaha menghadirkan suara yang bisa mewakili banyak perasaan terpendam, mulai dari kemarahan hingga keletihan, yang selama ini jarang mendapatkan saluran yang jujur.

Kematangan Hazar juga terasa dari solidnya formasi saat ini. Masuknya Exan sebagai vokalis baru membawa dinamika berbeda, memperkaya karakter band tanpa menghilangkan identitas awal mereka. Dengan susunan personel yang kini terasa utuh, Hazar bergerak layaknya mesin yang akhirnya terakit sempurna.

‘Minor Dramatic’ pun diposisikan sebagai amunisi utama untuk perjalanan mereka ke depan, terutama dalam konteks pertunjukan langsung yang selalu menjadi jantung dari musik hardcore. Album ini jelas dirancang untuk hidup di tengah kerumunan, memanaskan moshpit, dan menciptakan ruang katarsis kolektif.

Band Hazar Bandung

Hazar lahir dari wilayah timur Kota Bandung pada 2021, membawa semangat hardcore crossover yang kental dengan etos DIY. Sejak awal, mereka konsisten menyalurkan energi agresif dan sikap tanpa kompromi dalam setiap rilisan. Perjalanan mereka semakin berarti ketika single perdana membawa Hazar menjalani tur ke berbagai kota di Jawa Barat, sebuah fase penting yang membentuk mental dan visi band di level yang lebih luas.

“Silang Sengketa”, sebagai single kedua, menjadi fase eksplorasi yang lebih berani. Kolaborasi dengan M. Irsyad R. tidak hanya menambah bobot musikal, tetapi juga mempertegas posisi Hazar di peta skena hardcore nasional. Lagu tersebut, bersama delapan trek lain di ‘Minor Dramatic’, menghadirkan spektrum emosi yang luas.

Optimisme, kegelisahan, kemarahan, kebingungan, hingga kasih sayang hadir berdampingan, disampaikan dari sudut pandang personal masing-masing anggota. Kejujuran emosional inilah yang menjadi napas utama Hazar, sekaligus alasan mengapa ‘Minor Dramatic’ terasa relevan sebagai debut album yang lahir dari proses panjang dan penuh tekanan.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *