Gig Review

LOH KOK TUM BAND Tampil Spektakuler Di W Super Club, Semua Personil Tukar Posisi!

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

LOH KOK TUM BAND

LOH KOK TUM BAND kembali membuat kejutan lewat aksi panggung mereka di W Super Club Jakarta. Supergroup yang diperkuat Ello Tahitoe, Yuke Sampurna dari DEWA 19, Eno Gitara dari NTRL, Stevie Item dari Andra & The Backbone, Magi Trisnandi dari /RIF, serta Reno Fahreza dari Nevach itu tampil dengan energi penuh dan menyuguhkan 11 lagu pilihan dari katalog rock Indonesia hingga mancanegara. Penampilan tersebut langsung memikat penonton yang memadati venue sejak awal hingga akhir pertunjukan.

Setlist mereka terasa seperti perjalanan lintas era. Dari “Radja” milik /RIF, “Aku Cinta Kau dan Dia” yang populer bersama The Rock, “Sorry” milik Netral, “Masih Ada” dari repertoar solo Ello, hingga “Sempurna” karya Andra & The Backbone, semua dibawakan dengan aransemen yang segar.

LOH KOK TUM BAND juga berani melangkah keluar dari batasan dengan menghadirkan lagu-lagu internasional, seperti karya The Cranberries, Pearl Jam, dan 311, dan memberi lapisan baru pada konsep supergroup yang biasanya hanya mengandalkan katalog masing-masing anggota.

Penampilan LOH KOK TUM BAND

Namun kejutan terbesar bukan di daftar lagu. Hampir semua personil berganti peran di atas panggung. Ello, yang identik dengan gitar, beberapa kali meninggalkan instrumennya untuk berdiri sebagai vokalis, bahkan sempat duduk di belakang drum dan memegang bass. Reno yang biasanya mengisi bagian keyboard bergeser ke gitar sekaligus menyumbangkan vokal. Yuke, sosok yang lekat dengan bass, pun tak segan maju sebagai vokalis di beberapa nomor.

Puncak dari permainan peran ini hadir saat Ello mengambil alih bass dan Yuke menyanyi membawakan lagu “Benci Mencinta” milik Naif. Momen tersebut menciptakan interaksi yang tak biasa, dengan penonton ikut larut menyanyikan tiap bait sambil bersorak melihat chemistry unik antar personil.

Di tengah semua kejutan itu, hanya Eno Gitara yang tetap teguh di belakang drum, menjaga ritme dan menjadi fondasi kuat bagi setiap improvisasi yang terjadi di atas panggung. Konsistensinya memberi keseimbangan di balik eksperimen liar rekan-rekannya.

LOH KOK TUM BAND malam itu membuktikan diri bukan hanya sebagai supergroup dengan nama besar. Mereka menunjukkan kreativitas tanpa batas, menghadirkan aransemen baru, kejutan peran yang menghibur, dan energi yang membuat setiap nomor tampil berbeda. Penonton pun pulang dengan pengalaman menonton pertunjukan yang tidak hanya spektakuler, tetapi juga sulit ditebak.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *