New Tracks

Okay Okay Mengemas Kegelisahan Usia Dalam “Past Twenty-Five”

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

Okay Okay

Band pop punk asal Jakarta, Okay Okay, kembali merilis karya terbaru lewat single kedua mereka berjudul “Past Twenty-Five”.

Lagu ini muncul dari kesadaran sederhana tapi mengganggu: waktu berlalu terlalu cepat, dan tanpa peringatan, seseorang bisa saja menemukan diri mereka sudah berusia 25 tahun tanpa merasa benar-benar siap. Perasaan ini menjadi titik awal yang dekat dengan pengalaman banyak anak muda di kota besar, terutama mereka yang tumbuh di tengah tuntutan sosial yang semakin ketat.

“Past Twenty-Five” ditulis dengan pembagian peran yang jelas di dalam band. Musik digarap oleh Kevin Prasetyo, gitaris Okay Okay, sementara liriknya ditulis oleh Ninoy, sang bassis.

Secara musikal, lagu ini mengakar kuat pada tradisi pop punk era 2000-an dengan rujukan ke nama-nama seperti blink-182, Neck Deep, dan Paramore. Warna musik yang dihadirkan terasa akrab bagi penggemar genre ini, tapi dilengkapi dengan muatan emosi yang lebih reflektif, sejalan dengan tema usia dan fase hidup yang sedang diangkat.

Lagu ini dibuka dengan penggalan lirik, “Wasted time haunting my life / Blinked and I’m past twenty-five,” yang langsung menempatkan pendengar pada momen kesadaran mendadak. Hidup terasa seperti meluncur tanpa henti, tanpa ada waktu untuk benar-benar merasakannya.

Band Okay Okay

Seiring lagu bergulir, “Past Twenty-Five” memotret tekanan kecil yang datang bertubi-tubi, mulai dari pertanyaan keluarga dan teman soal masa depan, obrolan ringan yang terasa seperti interogasi, hingga ekspektasi untuk segera berada di titik “aman” dalam hidup. Semua ini menumpuk menjadi kelelahan yang sulit diungkapkan, tetapi sangat nyata.

Alih-alih memberikan jawaban atau solusi, “Past Twenty-Five” justru berdiam di dalam ketidakpastian tersebut. Lagu ini lahir dari fase ketika nasihat klise seperti “sabar, nanti juga ketemu jalannya” sudah dilalui, tetapi arah yang dijanjikan masih belum terlihat.

Okay Okay memilih untuk jujur dengan perasaan terjebak ini, tanpa membungkusnya sebagai keluhan berlebihan atau drama yang dibuat-buat. Nada pop punk yang enerjik tetap dipertahankan, memberi kontras dengan tema lirik yang sarat kegelisahan.

Sebagai single kedua, “Past Twenty-Five” menunjukkan perkembangan Okay Okay sebagai band yang mulai beranjak dari tema remaja menuju refleksi kehidupan di usia dewasa awal. Kedewasaan ini tidak hadir dalam bentuk musikal yang kaku atau terlalu serius, melainkan lewat pengakuan yang ringan dan tepat sasaran. Lagu ini terasa relevan sebagai pengiring awal tahun 2026, terutama ketika resolusi baru mulai terasa berat bahkan sebelum Januari benar-benar berjalan jauh.

Past Twenty-Five” resmi dirilis dan sudah dapat didengarkan di seluruh platform streaming digital sejak 2 Januari 2026. Dengan single ini, Okay Okay menunjukkan bahwa pop punk masih bisa menjadi medium yang efektif untuk membahas kegelisahan usia, tanpa kehilangan daya tarik dan energi khasnya.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *