Gigs
Pameran Penutupan Kelas Pagi Jakarta Angkatan 8 “KOLABORASA”

Kelas Pagi Jakarta (KPJ) Angkatan 8 memulai kegiatan belajar-mengajar mereka bersama Anton Ismael di Third Eye Space studio (Jl. Nangka I No. 6 Cipete Utara) pada awal bulan Maret tahun 2014 yang lalu. Sejak saat itu mereka telah menggelar beberapa pameran gerilya di public space di Jakarta, di antaranya: di Bundaran HI (CFD), di dalam gerbong commuter line jurusan Bogor-Kota, di Gelora Bung Karno, di Blok M, dan di Taman Suropati. Pameran besar pertama mereka yang berlangsung selama satu minggu di d’gallerie pada bulan Juni 2014 mampu mendulang sukses. Selain itu juga mereka telah mengadakan pameran hasil kerja sama dengan Esmod Jakarta, sebuah pameran bersama Esoa, dan sebuah pameran battle dengan Kelas Pagi Yogyakarta yang berlangsung di Kota Gudeg itu selama satu minggu penuh.
Setelah hampir satu tahun masa belajar, KPJ Angkatan 8 menggelar Pameran Penutupan sebagai penanda berakhirnya masa studi mereka di Kelas Pagi. Pameran penutupan digelar pada tanggal 21-28 Februari 2015 dan bertempat di Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki (Jl. Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat).
Tema pameran ini adalah “KOLABORASA”. Berangkat dari sebuah kesadaran bahwa manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Demikian pula halnya dengan berbagai bidang keilmuan atau profesi yang kita geluti. Fotografi sendiri adalah sebuah bidang ilmu dan keprofesian yang cukup kuat. Namun ketika ia berkolaborasi dengan bidang-bidang lain, misalnya saja dengan bidang tata rias, tata busana, seni olah digital, dan lain sebagainya, maka fotografi menjadi lebih kuat lagi. Tapi “KOLABORASA” yang dipropagandakan di sini bukan sekadar kolaborasi dengan bidang-bidang tadi yang sudah dekat dengan fotografi sehari-hari. Melainkan mereka menawarkan bentuk kolaborasi yang berbeda, misalnya: bisa jadi sebuah alih-wahana karya seni bila berkolaborasi dengan seniman; bisa juga hasil dari peleburan dua bidang antar-disiplin bila berkolaborasi dengan bidang yang berbeda sama sekali; atau bisa juga sebuah proyek yang menghasilkan suatu hal yang menguntungkan bagi mereka maupun bagi kolaboratornya. Pameran KOLABORASA ini memang patut diwaspadai. Sebab mereka percaya bahwa ketika fotografi bertemu dengan fotografi lagi, maka hasilnya akan jadi teknis. Sedangkan ketika fotografi bertemu dengan bidang-bidang kehidupan lainnya, maka itu akan menjadi sebuah seni yang memiliki kedalaman pengetahuan tersendiri dan membentuk perspektif baru bagi kita sebagai makhluk sosial yang sewajarnya bersosialisasi. (PR)
Support Gigsplay Dengan Saweria