Music News

Persembahan Dari Para Sahabat, A Special Concert Tribute to Donny Suhendra

Profile photo ofamelia

Diterbitkan

pada

A Special Concert Tribute to Donny Suhendra

Album ‘Origin’, salah satu karya penting yang menegaskan posisi Donny Suhendra sebagai gitaris berpengaruh dalam sejarah musik populer Indonesia, kini kembali hadir dalam format piringan hitam. Proyek ini terwujud lewat kolaborasi antara demajors dan ILDB, inisiatif yang diprakarsai oleh Indra Lesmana dan Dewa Budjana sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan kreatif Donny yang panjang, tekun, dan penuh warna.

Rilisan ulang ini tidak berdiri sendiri. Perayaannya dipertegas melalui konser khusus bertajuk “A Special Concert Tribute to Donny Suhendra”, sebuah panggung yang mempertemukan sederet musisi jazz lintas generasi untuk membawakan karya-karya Donny dari album ‘Origin’ secara langsung untuk pertama kalinya.

Mengenang Donny Suhendra

Konser tersebut terasa seperti reuni besar, mengumpulkan para sahabat sekaligus rekan seperjalanan Donny dalam proses pencarian suara yang ia bangun selama puluhan tahun.

Sejumlah nama yang hadir di panggung membawa hubungan personal masing-masing dengan Donny. Indra Lesmana dan Dewa Budjana tampil sebagai figur yang sejak lama berada di orbit kreatif Donny, sementara Tohpati, Barry Likumahuwa, dan Gerald Situmorang memberikan sentuhan baru dari generasi yang tumbuh dengan pengaruh permainannya. Syaharani dan Trie Utami menambahkan warna vokal yang hangat, menghadirkan momen-momen yang menunjukkan betapa luasnya spektrum musik yang pernah disentuh Donny sepanjang kariernya.

Konser Mengenang Donny Suhendra

Di balik kemeriahan panggung, konser ini memiliki tujuan yang lebih dalam. Selain mengenang dedikasi Donny terhadap perkembangan musik Indonesia, acara ini menjadi wadah solidaritas untuk keluarga almarhum. Seluruh dana yang terkumpul disalurkan langsung sebagai bentuk dukungan dan penghargaan atas jejak yang ia tinggalkan.

“A Special Concert Tribute to Donny Suhendra” digelar pada Kamis, 20 November 2025 di Deheng House, Kemang, Jakarta Selatan, menyatukan penonton yang ingin merayakan kembali karya-karya yang pernah membuka cakrawala musik mereka. Piringan hitam ‘Origin’ sudah bisa diperoleh melalui situs resmi demajors, bersama edisi CD dan merchandise kaos yang dirilis sebagai bagian dari momen ini.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *