New Albums

RISSAU Mengurai Memori Dan Imajinasi Di Album ‘Relatiplika’

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

RISSAU

RISSAU, kelompok synth-pop dan nugaze asal Batam, kembali hadir dengan dunia baru dalam perjalanan kreatif musik mereka lewat album penuh berjudul ‘Relatiplika’. Rilisan ini menandai tujuh tahun proses eksplorasi yang terus tumbuh sejak debut mereka ‘Ruang Temu‘ pada 2018, sebuah fase yang memperkenalkan karakter eksperimental, lirik kontemplatif, dan sensibilitas produksi yang tak pernah berhenti bergerak.

Di ‘Relatiplika’, RISSAU memusatkan perhatian pada hubungan manusia dengan memori, emosi, dan perubahan. Album ini dirangkai sebagai perjalanan lintas realitas, menyatukan atmosfer sci-fi dengan fragmen perasaan yang sangat personal.

Setiap lagu seolah menempatkan pendengar di antara batas imajinasi dan keseharian, menghadirkan ruang sunyi tempat ingatan dan kenyataan saling berbincang. Ada kesan lembut dan gelisah yang mengalir di sepanjang materi, seperti melihat pantulan hidup sendiri dari jarak yang tak terlalu jauh.

Bagi RISSAU, ‘Relatiplika’ adalah cara memahami bagaimana kenangan bekerja, bagaimana emosi berubah arah, dan bagaimana warna-warna itu bertaut dengan fase hidup masing-masing. Mereka mengajak pendengar masuk ke wilayah yang lebih intim, membiarkan setiap orang menemukan makna sesuai pengalaman pribadi.

Album ini lahir dari upaya merangkai formula musikal yang matang, tanpa terburu-buru, dan tanpa dorongan ego yang kerap mengacaukan proses kreatif.

Band RISSAU

Secara musikal, ‘Relatiplika’ terasa seperti kolase yang memotret pencapaian RISSAU selama ini. Aransemen disiapkan dengan pendekatan yang tenang dan penuh kehati-hatian. Semua ide dipoles sampai betul-betul utuh sebelum masuk ke tahap produksi.

Hasilnya adalah lanskap sonik yang terasa dewasa, jernih, dan punya arah jelas. Dibandingkan ‘Ruang Temu’, album terbaru ini terasa sebagai loncatan besar, baik dari segi atmosfer maupun kedalaman penulisan.

Dengan delapan lagu, Relatiplika mengarahkan pendengar menelusuri “samudra memori”; istilah yang cukup menggambarkan perjalanan emosional di dalamnya. Setiap nomor memuat lapisan nostalgia, kerinduan, dan renungan, hingga akhirnya melempar pendengar ke gelombang keindahan yang lebih luas. Bukan keindahan yang megah, melainkan yang rapuh dan terasa jujur.

Album ini juga menampilkan sejumlah kolaborator yang memperkaya karakter musik RISSAU. Laura Ami Ozaki berperan pada vokal utama, latar, sekaligus narator; Angga Saputro memberi warna melalui saxophone di “Trace of You”; Muhammad Farid menulis lirik untuk “Bleu Sur Mer”; dan Rizqy Ramadhan Ababil menangani keseluruhan visual serta tata letak album.

Rizky Andrimas memegang peran penting dalam produksi musikal, dibantu oleh Hasroy, Adeltra Surya Nugraha, Maudy Satria, dan Laura Ami Ozaki. Proses mixing dan mastering juga dilakukan secara personal oleh Rizky, sementara lirik disusun secara kolektif oleh RISSAU bersama para kolaborator untuk mempertahankan karakter sonik yang hangat dan reflektif.

Band RISSAU Batam

RISSAU merupakan kolektif yang sebelumnya telah menjelajah panggung di Singapura, Malaysia, dan berbagai kota di Sumatra. Rekam jejak mereka mencakup ‘Ruang Temu’, serta beberapa single seperti “Akulah Sisa-Sisa Yang Merayakan Kehancuran”, “Subdue”, hingga “Fearful Symmetry” yang menghadirkan Sunshy Peach sebagai kolaborator pada 2023.

Personelnya terdiri dari Rizky Andrimas (gitar, synth/keys, vokal), Hasroy (bass, vokal), Adeltra Surya Nugraha (drum, perkusi), dan Maudy Satria (gitar).

‘Relatiplika‘ kini tersedia di berbagai platform digital, membuka fase baru bagi RISSAU dalam membentuk lanskap musik yang lebih melankolis, reflektif, dan kaya detail bagi siapa pun yang siap menyelaminya.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *